Cek Fakta: Tidak Benar Informasi Subsidi Kuota Internet Pelajar 75 GB Gelombang Pertama 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi program subsidi kuota internet pelajar 75 GB gelombang pertama 2021.

Informasi subsidi kuota internet pelajar 75 GB gelombang pertama 2021 beredar di aplikasi percakapan WhatsApp.

Berikut informasi subsidi kuota internet pelajar 75 GB gelombang pertama 2021 tersebut:

Benarkah informasi program subsidi kuota internet pelajar 75 GB gelombang pertama 2021? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri informasi program subsidi kuota internet pelajar 75 GB gelombang pertama 2021, dengan menghubungi pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hendarman menyatakan, informasi program subsidi kuota internet pelajar 75 GB gelombang pertama 2021 tidak benar, informasi tersebut bukan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Bukan (program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)," kata Hendarman, saat berbincang dengan Liputan6.com.

Artikel berjudul "Kemendikbud Bakal Lanjutkan Bantuan Subsidi Internet di 2021" yang dimuat liputan6.com, pada 6 Januari 2020 menyebutkan, bantuan kuota data subsidi ini diterima masyarakat dalam dua jenis. Kuota untuk belajar dan kuota umum. Bagian kuota umum bisa digunakan mengakses seluruh laman dan aplikasi, sedangkan kuota belajar hanya bisa dipergunakan mengakses laman dan aplikasi pembelajaran yang terdaftar pada http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id.

Subsidi kuota yang dialokasikan untuk peserta didik PAUD sebanyak 20 GB/bulan, untuk peserta didik pendidikan dasar dan menengah 35 GB/bulan. Pendidik PAUD dan pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB/bulan sementara para mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan.

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, informasi program subsidi kuota internet pelajar 75 GB gelombang pertama 2021 tidak benar.

Informasi tersebut bukan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan besaran kuota internet dalam informasi tersebut tidak sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah.

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Simak Video Berikut