Cek Fakta: Tidak Benar Konsumsi Udang dengan Jus Jeruk Memicu Racun Arsenik yang Menyebabkan Kematian

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim konsumsi udang bersamaan dengan jus jeruk bisa menyebabkan kematian, karena vitamin C dalam jus jeruk bisa memicu reaksi senyawa arsenik yang menjadi racun mematikan. Klaim tersebut beredar lewat aplikasi percakapan WhatsApp, berikut isinya:

"SEBAIKNYA ANDA TAHU INI👇🏿👇🏽Di Taiwan, seorang gadis mendadak meninggal dgn ketujuh lubang mengeluakan darah, dalam waktu sema lam langsung meninggal. Melalui hasil autopsi sementara, dinyatakan penyebabnya adalah meninggal karena keracunan arsenik.Arseniknya muncul darimana? Seorang dosen dari fakultas kedokteran diminta datang untuk membantu investigasi.

Dosen mengamati benda² yg diambil keluar dari lambung korban secara teliti, tidak sampai setengah jam, misteri kematian mendadak terbongkarkan.

Dosen menyatakan: "korban bukanlah bunuh diri, juga bukan dibunuh, melainkan meninggal 'dibunuh' oleh ketidaktahuannya". Semua penasaran. Dosen berkata: Arsenik tercipta di dalam perut korban" korban dalam berapa waktu yg lalu, tiap hari mengkonsumsi Vitamin C.Ini jelas tidak ada masalah, masalah timbul dikarenakan dia makan udang dalam jumlah yg banyak untuk makan malam. Udang pada hakekatnya tidak ada masalah, maka, dia makan di rumah juga tidak masalah, namun, korban dalam waktu yg bersamaan mengkonsumsi Vitamin C, inilah letak permasalahan nya! Seorang peneliti di Universitas Chigago Amerika, melalui penelitian menemukan, udang dan beberapa makanan serupa yg memiliki cangkang lunak mengandung senyawa arsenik penta yg cukup kental. Makanan semacam ini masuk ke dalam tubuh, pada hakekatnya tidak berefek racun pada tubuh. namun, setelah meng konsumsi Vitamin C, dikarenakan reaksi kimia, menyebabkan arsenik penta yang semula tidak beracun (arsenik anhydride, yg juga dikenal arsenic pentoksida, yg rumus kimianya adalah (AsO5), berubah menjadi arsenik tripossum yg beracun (arsenic tri), yg juga disebut diarsenic trioksida, rumus kimianya (As2O3), inilah biasanya disebut sebagai arsenik! Arsenik memiliki fungsi sebagai bahan baku racun, dapat menyebabkan kelumpuhan kapiler, menghambat aktifitas thioglycem, juga menyebab kan pusat piringan liver pada lemak tersembunyi liver rusak, menyebabkan jantung, liver, ginjal, usus mengandung darah berlebih, pori² pada lapisan kulit luar rusak, kapiler membesar. Sehingga menyebabkan keracunan pada korban, biasanya keluar darah dari 7 lubang. Maka, harus berhati², saat periode mengkonsumsi Vitamin C, harus pantang makanan udang dan sejenisnya.

Saat ini ada beberapa minuman juga mengandung Vitamin C.

🍤➕vit©️Udang/Kerang/Kepiting + Vit C = keracunan.

💊➕🉑🛢Obat flu + soft drink = keracunan. 🍵 + 🍫= ❌. Mie Instan + Silver Queen (Coklat) = Racun

🌕➕🉑🛢Duren + soft drink = keracunan.

🙏🙏🙏

Setelah selesai membaca, mohon jangan pelit, sebarkan kepada teman, keluarga dan kerabat di sekitar Anda.."

Benarkah informasi klaim konsumsi udang dengan jus jeruk memicu racun arsenik yang menyebabkan kematian? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim konsumsi udang dengan jus jeruk memicu racun arsenik yang menyebabkan kematian, dengan menghubungi dokter relawan covid-19 dan edukator kesehatan dr. Muhamad Fajri Adda'i.

dr Fajri menyatakan, klaim konsumsi udang dengan jus jeruk memicu racun arsenik yang menyebabkan kematian adalah hoaks.

"Jadi itu hoaks," kata dr Fajri, saat berbincang dengan Liputan6.com.

dr Fajri menjelaskan, pada perinsipnya arsenik ada dua, yaitu arsenik organik ada arsen anorganik, yang berbahaya itu arsenik yang anorganik seperti dari logam. Pada udang mengandung arsenik organik dengan ukuran yang kecil, jadi tidak bermasalah karena organik.

"Yang bermasalah itu adalah ketika dia tercemar itu yang menjadi maslah ada dalam keadaan tertentu udang tersebut berada dalam area pabrik yang mengeluarkan arsenik kemudian kita makan, itu pun kadarnya harus tinggi," tuturnya.

Menurutnya, bukan hanya jus jeruk, buah mengandung vitamin C banyak seperti tomat juga dapat meningkatkan arsenik yang organik tadi. Namun, tanpa vitamin c juga bisa berbahaya itu tercemar ada kadar tertentunya dapat berbahaya pada tubuh, jadi pada udang yang dikonsumsi sehari-hari harusnya nggak karena dia tercemar.

Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "Keracunan Arsen Akibat Konsumsi Udang dan Vitamin C" yang dimuat situs pom.go.id.

Artikel situs pom.go.id menyebutkan, senyawa arsen terdiri dari dua jenis, yaitu arsen anorganik dan arsen organik. Arsen anorganik adalah senyawa logam yang dapat ditemukan pada air tanah, sedangkan arsen organik ditemukan pada makhluk laut dan beberapa makhluk daratan. Arsen anorganik bersifat toksik, jika tertelan dalam jumlah banyak dapat mengakibatkan gangguan pada saluran cerna, kardiovaskuler dan sistem saraf, bahkan dapat menyebabkan kematian, sedangkan arsen organik bersifat kurang toksik dibanding senyawa arsen anorganik.

Selain arsen anorganik, terdapat juga gas arsin yang sangat beracun. gas arsin terbentuk jika arsen anorganik bereaksi dengan larutan asam (pH 1-3). Jika gas arsin bereaksi dalam tubuh, dapat menyebabkan erosi kornea atau laringitis pada seseorang yang menelan arsen anorganik dan bereaksi dengan asam lambung.

Organisme laut, termasuk udang mengandung sejumlah senyawa arsen organik dalam bentuk arsenobetain. Di dalam tubuh, senyawa arsenobetain akan disekresikan dalam bentuk utuh dan tidak menimbulkan efek toksik dan juga tidak terjadi reaksi dengan sediaan vitamin C.

Keracunan dapat terjadi jika udang yang dikonsumsi tercemar oleh arsen anorganik (jika perairan/habitatnya tercemar oleh arsen). Tanpa dikonsumsi dengan vitamin C pun (pH 6,4-6,6) tetap dapat menyebabkan keracunan karena arsen anorganik yang masuk bereaksi dengan asam lambung, dan bila dikonsumsi bersamaan maka reaksinya semakin signifikan, karena dengan adanya vitamin C akan meningkatkan derajat keasaman lambung.

Sumber:

http://ik.pom.go.id/v2016/qa/keracunan-arsen-akibat-konsumsi-udang-dan-vitamin-c

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim konsumsi udang dengan jus jeruk memicu racun arsenik yang menyebabkan kematian tidak benar.

Organisme laut, termasuk udang mengandung sejumlah senyawa arsen organik dalam bentuk arsenobetain. Di dalam tubuh, senyawa arsenobetain akan disekresikan dalam bentuk utuh dan tidak menimbulkan efek toksik dan juga tidak terjadi reaksi dengan sediaan vitamin C

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Simak Video Berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel