Cek Fakta: Tidak Benar Postingan untuk Cegah Covid-19 dengan Cara Meningkatkan Antibodi

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan Whatsapp cara mencegah covid-19 dengan meningkatkan antibodi. Postingan tersebut ramai dibagikan sejak akhir tahun lalu.

Salah satu akun yang membagikannya bernama Alphabet. Dia mengunggahnya di Facebook pada 30 Desember 2020.

Berikut isi postingannya:

"Para Dokter di dunia ( Regu Pembasmi Covid19 ) menyarankan, pandemic ini cepat atau lambat akan menular secara global, dan tidak dpt dihindari.

Most important is: tingkatkan daya tahan tubuh, dan dia juga memberikan 5 cara utk meningkatkan ANTI BODY:

Tidak bisa hanya mengandalkan MASKER dan CUCI TANGAN. Teman2 dan Saudara2 sekalian, sebaiknya cepat2 meningkatkan ANTI BODY masing2.

Bagaimana caranya membuat ANTI BODY dlm waktu singkat?1. Setiap hari Harus Cukup Masa Tidur Minimum 7 JAM. Bagi orang2 yg masa tidur kurang dari 7 jam, akan mengalami penurunan ANTI BODY nya.

2. Diwajibkan makan secara 'BAGUS'. Bukan maksud makan makanan yg mewah, tetapi maksudnya makan makanan yg ber PROTEIN tinggi.Dan INGAT jangan makan GULA. Begitu makan gula, reaksinya adalah menghentikan pembentukan Cell DARAH PUTIH selama 5 jam. Begitulah pentingnya memperbaiki pola makan kita.

3. Covid19 telah membentuk system pola hidupnya. Begitu memasuki musim dingin akan berkembang lebih cepat. Maka diperlukan banyak berjemur MATAHARI untuk membantu process terbentuknya vitamin D dlm darah.Para Ahli Medis juga menemukan bahwa bagi orang yg rutin mengkonsumsi Vitamin D secara teratur, resiko kena infeksi tenggorokan menurun sekitar 60%. Jika tidak sempat berjemur matahari, boleh makan Vitamin D tablet sesuai dosis yg dianjurkan.

4. Begitu pulang dari kantor, segera berkumur boleh dgn apa saja: Air panas, Air Garam hangat, Listerin, Teh hijau, semuanya berkhasiat sama.

5. Para Dokter juga menegaskan... pihak research dari Jepang, Israel, Finlandia telah menemukan bahwa dgn mandi AIR PANAS sekali dlm sehari, hasilnya meningkatkan suhu badan yg dpt mengurangi resiko tertular Covid19.

Para Ahli Medis ini juga memberitahu, kita cukup melakukan 4x mandi AIR PANAS dlm seminggu, resiko tertular Covid19 akan menurun sekitar 40%."

Lalu benarkah postingan yang berisi cara mencegah covid-19 dengan meningkatkan antibodi?

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Penelusuran Fakta:

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)
CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menghubungi dr RA Adaninggar, SpPD. Dia menjelaskan bahwa isi dalam postingan tersebut tidak benar.

"Antibodi itu tidak bisa tiba-tiba terbentuk sendiri tanpa adanya infeksi atau vaksin. Antibodi hanya terbentuk jika ada infeksi atau vaksin karena antibodi sendiri sifatnya sangat spesifif, jadi tidak ada orang yang tiba-tiba punya antibodi," ujar dr. Ning, sapaan akrabnya saat dihubungi Selasa (12/1/2021).

"Terkait konsumsi gula yang disebut akan menghentikan pembentukan sel darah putih juga tidak terbukti. Pada kondisi diabetes mellitus atau sindroma metabolik memang gula secara umum menganggu sistem imun, namun hal ini tidak terjadi pada orang sehat," katanya menambahkan.

Ia juga menyebut vitamin D memang boleh dikonsumsi saat terinfeksi covid-19 dengan dosis 400-1000IU per hari, tetapi penggunaan jangka panjang harus berkonsultasi dengan dokter.

Dr Ning juga menjelaskan virus covid-19 mati pada suhu lebih dari 75 derajat celcius. Tetapi suhu aman yang bisa diminum atau dikumur manusia hanya 54-60 derajat celcius. Studinya bisa dilihat di link berikut ini dan ini....

Sedangkan terkait dengan anjuran untuk mandi air panas juga tidak terbukti mencegah atau mengobati covid-19. Hal ini pernah disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam link berikut ini....

Kesimpulan

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Postingan yang berisi cara mencegah covid-19 dengan meningkatkan antibodi adalah tidak benar.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Saksikan video pilihan berikut ini: