Cek Fakta: Tidak Benar Video Anak-Anak Berenang dengan Buaya di Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diklaim anak-anak berenang bersama buaya di Pemulutuan, Kabupaten Ogan Ilir beredar di media sosial. Video itu diunggah oleh akun Facebook Shand Al - Palembangi pada 18 Agustus 2021.

Dalam video yang diunggah tampak empat anak terlihat sedang bermain bersama seekor buaya. Video berdurasi 50 detik ini juga disertakan dengan sebuah narasi yang berbunyi:

"Pemulutan, salah satu kampung di Kab. Ogan ilir, sumsel... warga ny sdh akrab bermain dgn buaya 🙏🙏," tulis akun Facebook Shand Al - Palembangi.

Unggahan yang disebarkan akun Facebook Shand Al - Palembangi mendapatkan 29 komentar, 34 menyukai, dan 67 kali ditonton.

Benarkah video tersebur anak-anak Pemulutuan, Kabupaten Ogan Ilir berenang dengan buaya? Berikut penelusurannya.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar terkait anak-anak bermain dengan buaya di Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir dengan memasukkan kata kunci "anak-anak bermain dengan buaya di pemulutan, ogan ilir" di kolom pencarian Google Search.

Kemudian, terdapat beberapa artikel yang menjelaskan mengenai video tersebut. Satu di antaranya artikel yang dimuat oleh sumeks.co dengan judul "Viral Video Anak-anak Bermain dengan Buaya di Sungai, Polisi : Hoax".

SUMEKS.CO, OGAN ILIR – Kepolisian Sektor Pemulutan melakukan penyelidikan dan pulbaket, terhadap beredarnya video viral di media sosial yang menayangkan sejumlah anak-anak sedang bermain dengan buaya di sungai, Jumat (20/8).

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy, melalui Kapolsek Pemulutan, Iptu Iklil Alanuari menerangkan, dalam video viral tersebut tertulis bahwa lokasi sungai tempat anak-anak bermain tersebut berada di wilayah Pemulutan Ilir, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.

“Terkait adanya video viral yg beredar di medsos mengenai kemunculan seekor buaya yang sedang berenang bersama anak-anak di pinggiran sungai tersebut tidak benar atau hoax,” tegas Iklil.

Menurut dia, berdasarkan keterangan dari Kades, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat, ternyata kejadian tersebut bukan berasal dari Desa Pemulutan Ilir. Dan tidak ditemukan adanya laporan maupun pemberitahuan dari warga sekitar sepanjang sungai Ogan yang berada di wilayah hukum Polsek Pemulutan.

“Kejadian tersebut diduga berasal dari daerah lain di luar wilayah Kecamatan Pemulutan,” lanjut dia.

Ditambahkan Iklil, video tersebut sempat viral pada 2020 lalu. Dan ternyata, video tersebut kembali muncul saat ini. Untuk itu, personil Polsek Pemulutan telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan tetap melakukan monitoring terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat.

Referensi:

https://sumeks.co/viral-video-anak-anak-bermain-dengan-buaya-di-sungai-polisi-hoax/

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com mengenai warga yang bermain dengan seekor buaya di Pemulutan, Kab. Ogan Ilir, Sumatera Selatan adalah salah. Faktanya, kejadian tersebut bukan berasal dari Desa Pemulutan dan video tersebut juga sempat viral pada 2020 lalu.

Penulis: Geiska Vatikan Isdy

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel