Cek Fakta: Tidak Benar Video Ruko di Johor Malaysia Dijual karena Pandemi Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diklaim ruko-ruko di Johor, Malaysia dijual karena terdampak pandemi Covid-19 beredar di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Ratih Dekorasi Rumah pada 23 Oktober 2020.

Video berdurasi 34 detik itu memperlihatkan seorang pengendara tengah merekam suasana jalan. Terlihat dalam video itu, deretan ruko tampak dipenuhi spanduk berisi nomor telepon. Terlihat seperti iklan penjualan ruko.

Terdapat juga narasi dalam video tersebut berisi tentang kondisi ruko di Johor, Malaysia.

"Katanya ini adalah kondisi ruko ruko yg smua di jual di Johor (Malaysia) gara-gara pandemi".

"Yg tinggal di malaysia ini info hoax ga sih...," tulis akun Facebook Ratih Dekorasi Rumah.

Video yang diklaim ruko-ruko di Johor, Malaysia dijual karena terdampak pandemi Covid-19 telah 2.900 kali ditonton dan mendapat 23 komentar dari warganet.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim ruko-ruko di Johor, Malaysia dijual karena terdampak pandemi Covid-19.

Penelusuran dilakukan menggunakan situs pencari Google Search dengan memasukkan kata kunci "empty shop johor bahru covid-19".

Hasilnya terdapat beberapa artikel yang menjelaskan mengenai video tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Fact Check : Empty Shops In Johor Bahru Due To COVID?" yang dimuat situs techarp.com pada 23 Oktober 2020.

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa video ruko kosong dan tampak dijual itu bukan di Johor, melainkan di sentra bisnis IP5 Business Park, Kota Kemuning, Shah Alam, Selangor.

Pihak techrap.com juga sempat menghubungi pengembang dari lokasi sentra bisnis tersebut, namun mereka tidak dapat dihubungi.

Namun, pihak techrap.com memastikan bahwa ruko-ruko tersebut bukan dijual karena dampak dari pancemi Covid-19, melainkan baru saja di bangun dari pengembang yang baru.

Kesimpulan

Video yang diklaim ruko-ruko di Johor, Malaysia dijual karena terdampak pandemi Covid-19 ternyata tidak benar. Video tersebut bukan ruko di Johor, Malaysia, melainkan di Selangor. Video tersebut telah ditambahkan narasi yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.