Cek Fakta: Video Ini Bukan Sistem Pertahanan Israel

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video sistem pertahanan Israel, klaim tersebut diunggah akun Facebook Kajian Ustadz Adi Hidayat LC MA, pada 16 Mei 2021.

klaim video sistem pertahanan Israel menampilkan alat persenjataan yang terlihat seperti sedang menembakan peluru ke udara dengan target benda terbang yang menyerupai pesawat. Dalam tayang tersebut terdapat tulisan "Israel Defense System".

Unggahan video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"خوایە موسڵمانانی فەڵەستین و براکانمان بپارێزیت لەدەستی جولەکەکان و سەرکەوتنی هاوشێوەی (بەدر)یان پێ ببەخشیت.

#Doaforpalestine

#savepalestine

#Savegaza"

Benarkah klaim video sistem pertahanan Israel? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video sistem pertahanan Israel, dengan menggunakan Yandex.

Penelusuran mengarah pada situs z.wmarmenia.com yang memuat video identik dengan klaim. Video tersebut berjudul "ArmA 3 - A-10 Warthog vs Anti-Air Tank - Missiles and Tracers firing - GAU-8 Avenger - Simulation".

Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "Fact Check: Video game visuals passed off as Israel’s air defence system" yang dimuat artikel situs indiatoday.in, pada 18 Mei 2021.

Artikel situs tersebut memuat video yang sama dengan klaim.

Artikel situs indiatoday menyatakan, video ini tidak nyata. Ini adalah grafik simulasi video game ARMA 3.

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video sistem pertahanan Israel tidak benar.

Video tersebut tidak nyata. Ini adalah grafik simulasi video game ARMA 3.

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Simak Video Berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel