Cek Fakta: Video Ini Bukan Postingan Laskar FPI yang Tewas Saat Bentrok dengan Polisi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Video yang diklaim sebagai postingan salah satu laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas karena bentrok dengan polisi beredar di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Pelabuhan Asmara.

Video tersebut menampilkan seorang pria tengah yang tengah berbicara di depan kamera. Video tersebut juga terdapat tulisan TikTok @dutakuliner.

Akun Facebook Pelabuhan Asmara mengaitkan video tersebut dengan salah satu laskar FPI yang tewas saat bentrok dengan polisi.

"Salah satu postingan syuhada yg sahid yg gugur

Membela habaib," tulis akun Facebook Pelabuhan Asmara.

Konten yang disebarkan akun Facebook Pelabuhan Asmara telah 2.100 kali dibagikan dan mendapat 4 komentar warganet.

Benarkah video tersebut merupakan postingan salah satu laskar FPI yang tewas karena bentrok dengan polisi? Berikut penelusurannya.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim sebagai postingan salah satu laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas karena bentrok dengan polisi.

Penelusuran dilakukan dengan mengunjungi akun TikTok @dutakuliner. Ternyata akun TikTok @dutakuliner membuat video klarifikasi mengenai videonya yang disebut sebagai salah satu laskar FPI.

Dalam video klarifikasinya, akun Tiktok @dutakuliner menyebut bahwa yang ada dalam video tersebut bukan Muhammad Reza, salah satu laskar FPI yang tewas saat baku tembak dengan polisi, melainkan dirinya.

Berikut pernyataan akun TikTok @dutakuliner dalam videonya tersebut:

Klarifikasi telah viral video saya di TikTok yang disatukan dan kemudian diberi caption seolah-olah yang berbicara itu Muhammad Reza, salah satu laskar khusus FPI yang ditembak mati oleh polisi.

Video ini viral di seluruh grup WhatsApp, Instagram, YouTube, bahkan publik figur seperti Ustaz Yusuf Mansur, Habib Ahmad Alhabsyi dan lain-lain ikut memposting video ini.

Saya tegaskan itu bukan muhammad reza, itu saya sendiri Ali Al Jufri yang ada di video tersebut. Ini hanya kesalahpahaman, tapi perlu diluruskan, supaya tidak menimbulkan masalah berikutnya.

Terlepas dari itu semua, kita doakan semoga Allah tunjukkan kebenaran yang sesungguhnya mana yang haq dan mana yang batil. Serta untuk 6 almarhum semoga diterima di Islamnya dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah. Allahu Akbar.

Kesimpulan

Video yang diklaim sebagai postingan salah satu laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas karena bentrok dengan polisi ternyata tidak benar.

Faktanya, video tersebut berasal dari akun TikTok @dutakuliner. Akun TikTok @dutakuliner pun memberikan klarifikasi bahwa dia bukan salah satu dari laskar FPI yang tewas saat bentrok dengan polisi. Konten yang disebarkan akun Facebook Pelabuhan Asmara masuk kategori palsu.

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.