Cekcok soal Uang Gadai Motor, Pemuda di Musi Banyuasin Bunuh Teman

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pemuda di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, berinisial CC (19), tega membunuh temannya sendiri, MM (29). Pembunuhan dipicu cekcok soal uang gadai sepeda motor.

Pembunuhan terjadi di Deda Keban II, Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin, Senin (20/6) sore. Dalam hitungan jam, pelaku ditangkap polisi saat bersembunyi di rumah saudaranya sebelum melarikan diri.

Pelaku merasa tidak senang atas perbuatan korban yang dianggapnya menipu. Awalnya korban menemaninya untuk menggadaikan sepeda motor kepada seseorang dengan harga yang sudah disepakati.

Korban Diam-Diam Menambah Pinjaman

Saat menebus motor itu, pelaku tak dapat mengambilnya karena uang tebusan bertambah. Selang beberapa waktu, pelaku mendapat kabar bahwa korban menambah pinjaman gadai tanpa sepengetahuannya.

Merasa ditipu, pelaku menemui korban untuk menanyakan maksud perbuatannya sekaligus meminta uang gadai yang diambilnya. Hal itu membuat keduanya terjadi cekcok mulut dan berakhir adu fisik.

Pelaku yang sudah menyiapkan pisau langsung menikam leher dan bawah ketiak korban. Korban ditemukan warga dalam keadaan tak bernyawa di kampungnya.

Pelaku Sakit Hati

Kapolsek Sanga Desa Iptu Imam Dipsa mengungkapkan, tersangka ditangkap setelah mereka memeriksa sejumlah saksi yang sempat menyaksikan pembunuhan itu. Petugas segera mendatangi tempat persembunyian tersangka yang sudah merencanakan kabur.

"Tersangka ditangkap dalam hitungan jam setelah kejadian. Dia bersembunyi di rumah saudaranya untuk melarikan diri," ungkap Imam, Selasa (21/6).

Saat diperiksa, tersangka mengaku menghabisi korban karena sakit hati setelah uang gadai ditambah. Dia baru tahu perbuatannya temannya saat akan menebus sepeda motornya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman di atas lima tahun penjara. "Tersangka adalah pelaku tunggal," ujarnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel