Cekcok terjadi di jalanan kota Berlin setelah pengendara sepeda sumbat jalan selamapandemi

·Bacaan 3 menit

Berlin (AFP) - Saat ini jam sibuk di pagi yang kelabu di Berlin dan arus pengendara sepeda meluncur di sepanjang Friedrichstrasse yang merupakan jalan perbelanjaan terkenal yang membelah pusat kota itu.

"Menyingkir!" salah seorang dari mereka berteriak setelah secara ilegal masuk trotoar dan berjalan ke arah seorang pejalan kaki yang tidak berdaya.

Bernd Lechner, petugas asuransi berusia 40 tahun, yang tepat waktu berhasil menghindari sepeda yang melaju sepat, tetapi dia sudah muak dengan sikap "semakin agresif" para pengendara sepeda di ibu kota Jerman itu.

"Semakin buruk dan buruk saja. Saya mulai menjadi lebih takut kepada sepeda ketimbang mobil," kata dia.

Berlin telah lama dikenal sebagai kota yang ramah sepeda, tetapi kenaikan tajam jumlah pengendara sepeda selama pandemi virus corona menyebabkan ketegangan di jalan raya.

Menurut otoritas kota ini, jumlah warga Berlin yang bersepeda untuk bekerja atau berbelanja naik sekitar 25 persen sejak dimulainya pandemi.

Semua itu kabar baik untuk kebugaran, kualitas udara dan kesehatan publik, karena bersepeda mengurangi jumlah orang yang menggunakan transportasi umum selama perang melawan Covid-19.

Namun saat bersamaan, polisi mencatat kenaikan tajam dalam jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara sepeda dan lonjakan aduan kepada mereka yang diajukan pejalan kaki, kata kepala polisi Berlin Barbara Slowik.

Dalam wawancara dengan surat kabar Berliner Morgenpost pada Oktober, Slowik bahkan mengusulkan wajib daftar untuk pengendara sepeda guna memudahkan pihak berwajib dalam mengidentifikasi mereka yang melanggar peraturan.

"Lebih dari 50 persen dari semua kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda diakibatkan pengendara sepeda itu sendiri,” kata dia.

Dan ada yang harus membayar dengan nyawa mereka: 17 pengendara sepeda tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Berlin tahun ini yang merupakan 11 lebih banyak dibandingkan 2019.

Tetapi ide wajib daftar mustahil menjadi kenyataan karena "birokrasi yang sangat besar" yang akan ditimbulkannya, kata Ragnhild Soerensen dari Changing Cities, LSM yang melobi transportasi berkelanjutan, kepada AFP.

Dia menunjukkan, Berlin memiliki sekitar 3 juta sepeda, dibandingkan dengan hanya 1,1 juta mobil yang terdaftar.

Namun komentar kepala polisi ini memicu perdebatan sengit mengenai perilaku pengendara sepeda di kota tersebut.

"Kita didorong-dorong, dihina. Banyak orang beranggapan mereka lebih baik cuma karena mereka mengendarai sepeda ... Anarki ini harus dihentikan," tulis surat kabar Tagesspiegel baru-baru ini.

Menurut Soerensen, mereka yang mengkritik hanya "berusaha merendahkan pengendara sepeda demi mengalihkan perhatian dari penundaan dalam menyusun strategi transportasi baru" guna menggenjot penggunaan angkutan umum.

Hanya tiga persen dari ruang publik di kota itu yang diperuntukkan bagi pengendara sepeda, namun mereka menguasai 18 persen lalu lintas, kata Anika Meenken dari asosiasi transportasi Verkehrsclub Deutschland (VCD).

"Agresivitas terjadi saat ruang terlalu sempit yang secara alamiah menimbulkan kian banyaknya stres," kata dia.

Sebaliknya, mobil mengisi sekitar 33 persen lalu lintas di kota itu tetapi menempati 58 persen ruang publik.

Tapi Oliver Woitzik, kepala transportasi pada kepolisian Berlin, berpendapat bahwa "kita jelas tak bisa membangun jalan, jalur sepeda dan trotoar di mana-mana".

"Yang bakal banyak membantu adalah jika orang-orang berhenti mengutamakan egonya masing-masing dan juga mengetahui kapan harus menyerahkan tempat yang seharusnya mereka" jika ada bahaya yang terjadi, kata dia. Ini adalah keterampilan yang kadang-kadang tidak dimiliki oleh keduanya, baik pengendara mobil maupun sepeda.

Namun demikian pada masa mendatang pengendara sepeda yang melanggar aturan kemungkinan besar bakal dikenai denda setelah Berlin tengah memperluas penggunaan petugas bersepeda di sekitar kota itu, kata dia kepada AFP.

Jumlah mereka, saat ini sekitar 40 petugas, diperkirakan akan "naik menjadi 100 orang pada musim semi" dan kemudian terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan.


ilp-fec/edf/kjm/hg

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel