CEO Pfizer menjual saham senilai 5,6 juta dolar pada hari pengumuman vaksin

·Bacaan 1 menit

Washington (AFP) - CEO Pfizer Albert Bourla telah menjual sahamnya senilai 5,6 juta dolar AS di perusahaan farmasi AS itu pada hari yang sama mengumumkan hasil menjanjikan untuk calon vaksin Covid-19 keluarannya, demikian menurut laporan kepada regulator, Rabu.

Namun, perusahaan itu telah dilaporkan mengatakan penjualan itu adalah bagian dari rencana divestasi berkala yang telah diatur sebelumnya ketika saham mencapai harga tertentu.

Menurut laporan keterbukaan kepada badan regulasi pasar AS SEC, Bourla menjual 132.508 saham seharga 41,94 dolar AS per saham pada Senin.

Wakil presiden eksekutif pada perusahaan itu, Sally Susman, juga menjual sahamnya senilai sekitar 1,8 juta dolar AS atau 43.662 saham.

Saham Pfizer naik lebih dari tujuh persen setelah mencapai tertinggi di lebih dari 15 persen pada Senin ketika produsen obat itu mengumumkan bahwa uji coba sejauh ini telah menunjukkan bahwa kandidat vaksinnya yang sedang dikembangkan dengan perusahaan Jerman BioNTech 90 persen efektif.

Perusahaan belum menanggapi permintaan komentar dari AFP, tetapi juru bicara yang dikutip oleh CNN menggambarkan penjualan itu telah diatur sebelumnya.

Penjualan pada harga itu sebelumnya dijadwalkan sebagai bagian dari manajemen keuangan pribadi mereka, kata perusahaan itu.

Rencana semacam itu dirancang guna melindungi eksekutif dari tuduhan perdagangan orang dalam.