CEO PSIS apresiasi pola rotasi pemain di fase grup Piala Presiden

CEO PSIS Semarang A.S Sukawijaya mengapresiasi pola rotasi dan kombinasi pemain yang menjadi strategi tim pelatih hingga Laskar Mahesa Jenar bisa memuncaki klasemen Grup A Piala Presiden 2022.

Sosok yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu, dikutip dari laman resmi klub, Minggu, menilai pola rotasi yang dilaksanakan tim pelatih PSIS memunculkan banyak skema dalam tim.

"Rotasi dan kombinasi yang dilakukan tim pelatih sejauh ini juga cukup baik. Dimana para pemain baru dan lama, senior dan muda bisa bekerja sama dengan baik di lapangan," katanya.

Yoyok juga sangat mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang telah memastikan diri menjadi pemuncak Grup A dengan raihan poin yang tak terkejar tim lain.

Menurut Yoyok, para pemain PSIS telah berhasil melalui jadwal yang cukup padat dengan hasil yang maksimal.

"Pertama, tentu apresiasi kepada semangat juang para pemain yang telah berhasil mendapat hasil maksimal walaupun jadwal cukup padat," katanya.

"Tidak mudah loh bermain dengan jadwal yang cukup padat namun tetap bisa konsisten memberi penampilan terbaik," tambah Yoyok.

Namun, Yoyok juga menyampaikan bahwa masih banyak pekerjaan rumah untuk PSIS dalam menatap kompetisi Liga 1 musim ini, apalagi kompetisi ke depan cukup panjang dan butuh konsistensi.

"Ke depan kami juga terus lalukan evaluasi-evaluasi, perbaikan-perbaikan untuk tim ini. Jangan cepat puas, terus belajar, dan menjadi lebih baik supaya tujuan utama kami di Liga 1 bisa terpenuhi," pungkasnya.

PSIS dipastikan meraih puncak klasemen Grup A setelah melibas PSS Sleman dengan skor 5-2 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (24/6) lalu, sekaligus mematenkan perolehan 10 poin.

PSS menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan empat poin, namun hanya memiliki satu laga sisa sehingga berpotensi disalip tiga tim lain, yakni Persita Tangerang, Dewa United, dan Persis Solo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel