Cepat Beradaptasi, Hendra Adi Bayauw: Bali United Tim yang Ditakuti di BRI Liga 1

Bola.com, Denpasar - Komposisi pemain di skuad Bali United saat ini cukup berwarna. Ada tiga pemain asing yang datang dari tiga benua berbeda, yaitu dari Irak, Brasil, dan Kamerun. Sementara itu, pemain lokal juga datang dari sebaran berbagai daerah, di mana banyak di antaranya datang dari Indonesia Timur.

Ada Yabes Roni Malaifani dari NTT, kemudian ada Fadil Sausu, M. Rahmat, dan Irfan Jaya dari Sulawesi. Kemudian ada lima pemain dari Maluku setelah datang tiga pemain baru, yaitu Ramdani Lestaluhu, Ardi Idrus, dan Hendra Adi Bayauw. Sebelumnya, Bali United sudah memiliki Sidik Saimima dan Rizky Pellu sebagai pemain asal Maluku.

Jelas keberagaman di dalam skuad Bali United diharapkan bisa membuat tim berjulukan Serdadu Tridatu itu makin kompak. Hendra Adi Bayauw sendiri mengaku cukup senang berada di Bali United.

Satu di antaranya karena kekeluargaan yang cukup baik. Dari pemain Maluku yang ada di Bali United, Ramdani Lestaluhu adalah sosok yang cukup dekat dengannya, di samping dia juga dekat dengan pemain lain.

"Dekat sekali dengan mereka. Ada Ardi dan Kakak Dani (Ramdani Lestaluhu). Tapi, lebih dekat dengan Kakak Dani. Jadinya saya bisa lebih nyambung dan cepat beradaptasi," ucapnya.

Target Lebih Tinggi

Penyerang sayap Bali United Hendra Adi Bayauw saat menjalani sesi latihan perdana Bali United di Lapangan Gelora Samudera Kuta. Hendra Bayauw mulai merasa nyaman berada di Bali United. (Bola.com/Maheswara Putra)
Penyerang sayap Bali United Hendra Adi Bayauw saat menjalani sesi latihan perdana Bali United di Lapangan Gelora Samudera Kuta. Hendra Bayauw mulai merasa nyaman berada di Bali United. (Bola.com/Maheswara Putra)

Selain itu, Serdadu Tridatu dianggap sebagai tim dengan target yang lebih tinggi dibandingkan klub lain. Dia sempat menolak beberapa tawaran dari klub lain sebelum mantab berlabuh di Bali United.

"Setiap klub pasti punya target. Tapi, Bali United memiliki target yang lebih dari klub lain. Makanya saya mau ke sini. Saya pikir Bali United adalah tim besar dan ditakuti di Indonesia. Pemain-pemainnya juga ramah," ucapnya.

Namun memilih Bali United, tentu ada konsekuensi yang harus dibayar. Dia wajib menunjukkan penampilan terbaiknya.

Gembira Saat Berlatih

Tampak pemain baru Bali United M. Ridho Djazulie berlatih bersama pemain Bali United lainnya di Lapangan Gelora Samudera, Kuta, Selasa sore (10/5/2022). (Maheswara Putra/Bola.com)
Tampak pemain baru Bali United M. Ridho Djazulie berlatih bersama pemain Bali United lainnya di Lapangan Gelora Samudera, Kuta, Selasa sore (10/5/2022). (Maheswara Putra/Bola.com)

Saat mengikuti sesi latihan Bali United untuk pertama kalinya, mantan pemain Mitra Kukar tersebut merasa senang. Baginya kekeluargaan di Bali United bisa terjalin dengan baik. Selain itu sesi latihan bisa berlangsung dengan cukup baik di hari pertama.

"Pas pertama kali datang, enak sekali rasanya," tuturnya singkat.

Sebagai penyerang sayap, Hendra Bayauw akan bersaing dengan sederet pemain berkualitas. Terlebih ekspektasi suporter cukup besar untuknya. Terutama dengan kepergian Stefano Lilipaly di saat yang hampir bersamaan dengan kedatangan Hendra Bayauw dan pemain lainnya.

Persaingan di Skuad Serdadu Tridatu

Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra saat memantau anak asuhnya berlatih di Lapangan Gelora Samudera Kuta, Selasa (10/5/2022). (Maheswara Putra/Bola.com)
Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra saat memantau anak asuhnya berlatih di Lapangan Gelora Samudera Kuta, Selasa (10/5/2022). (Maheswara Putra/Bola.com)

Sebenarnya Hendra Adi Bayauw akan menghadapi persaingan yang luar biasa di Bali United. Untuk posisi sayap yang menjadi area Hendra Adi Bayauw, sudah ada Privat Mbarga, M. Rahmat, Yabes Roni Malaifani, Irfan Jaya, Fahmi Al-Ayyubi, hingga Novri Setiawan yang bisa berposisi sebagai penyerang sayap.

"Saya sadar persaingan cukup ketat. Banyak pemain di posisi sama dengan saya di sini. Hanya kalau kami boleh dipercaya untuk bermain, kami siap. Saya siap bersaing dan kalau ada pemain yang dimainkan, kami harus bisa saling mendukung satu sama lain," bebernya.

Tak Hanya Liga 1, tapi Piala AFC

Suporter Bali United memberikan dukungan dan membentang spanduk saat sesi latihan Bali United di Lapangan Gelora Samudera Kuta, Selasa (10/5/2022). (Maheswara Putra/Bola.com)
Suporter Bali United memberikan dukungan dan membentang spanduk saat sesi latihan Bali United di Lapangan Gelora Samudera Kuta, Selasa (10/5/2022). (Maheswara Putra/Bola.com)

Tuntutan suporter saat ini cukup besar. Mereka tidak hanya sekadar melihat Bali United menjadi raja di Liga 1, tapi harus berbicara banyak di Piala AFC 2022. Permintaan tersebut disampaikan suporter saat sesi latihan perdana Bali United melalui spanduk yang dibuat mereka.

Ya tentu mempertahankan akan lebih sulit dibanding merebut gelar juara. Jika prestasi Bali United jeblok musim depan, siap-siap saja suporter kembali bersuara lantang untuk mengkritik.

"Kami harus berusaha maksimal. Sebagai pribadi, saya juga harus melakukan hal yang sama. Saya dibayar untuk bisa menunjukkan penampilan yang terbaik. Tapi adanya dukungan suporter, kami lebih semangat lagi," tutup pemain yang memilih nomor punggung 26 karena merepresentasikan tanggal lahir anak keduanya tersebut.

Posisi Akhir Bali United di BRI Liga 1 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel