Cerai, Anak Camelia Malik Menangis

TEMPO.CO, Jakarta - Menghadapi perceraiannya, Camelia Malik berusaha untuk menjaga perasaan banyak pihak, termasuk kedua anaknya. "Saya harus menjaga banyak perasaan terutama rasa di hati dua anak saya," kata Mia di Warung Komando, Tebet, Jakarta, Senin, 6 Mei 2013. Saat mengetahui perpisahan kedua orangtuanya, dua anak Mia dan Harry tak kuasa menahan tangis.

Namun, seiring dengan penjelasan yang diberikan, kini anak-anak Mia berharap yang terbaik untuk kedua orangtuanya. "Anak-anak saya dari menangis sampai akhirnya mengerti. Karena selama kita pisah pun secara baik-baik," katanya menjelaskan.

Permasalahan ini, menurut Mia menjadi suatu kesadaran kedua belah pihak. Kekurangan yang ada di diri mereka berdua menjadi satu kesadaran, dan pembelajaran hidup, terutama pelajaran untuk memberi penjelasan kepada anak-anak.

Setelah berpisah, sebagai orangtua, Mia ataupun Harry tidak membatasi komunikasi. Keduanya masih menjalin hubungan baik."Mas Harry masih mengurus saya dan anak-anak," katanya.

Bagi Mia, mengungkapkan perceraianya adalah hal yang sangat sulit. Ia tidak tahu harus berbicara apa di depan media. Meski tidak mengatakan perihal penyebab kandasnya rumah tangganya, Mia mengatakan bahwa berpisah adalah keputusan terbaik yang dipilih bersama-sama setelah melewati waktu yang lama.

NANDA HADIYANTI

Berita Lain:

Usaha Camelia Malik Selamatkan Rumah Tangganya 

Ketujuh Istri Eyang Subur Akan Bicara ke Media 

7 Istri Road Show, Eyang Subur Ngumpet

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.