Cerai dengan Glenn Fredly, Dewi Sandra Ingin Bunuh Diri

Donny Adhiyasa, Isra Berlian
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dewi Sandra secara blak-blakkan mengungkapkan bagaimana kondisinya ketika harus bercerai dengan mantan suaminya, Glenn Fredly pada 2009 lalu. Dijelaskan Dewi Sandra dirinya sempat merasa putus asa bahkan ingin bunuh diri kala itu.

Tidak hanya itu saja dijelaskan Dewi Sandra perceraiannya kala itu juga sempat membuatnya merasa kehilangan. Kehilangan terbesar yang dirasakan oleh Dewi Sandra kala itu adalah Tuhan.

Dijelaskan oleh Dewi, saat itu dirinya sudah sampai pada titik terendahnya sebagai manusia. Seperti apa penuturan Dewi Sandra akan momen rapuhnya tersebut? simak ulasannya berikut ini.

"Kayak udahlah apapun yang bisa kamu pikirkan sebagai perempuan, gue ngerasa sampai di titik terendah tapi nggak sampai memohon ya tapi hampir melakukan itu," ungkap Dewi Sandra seperti dalam tayangan konten video channel YouTube Daniel Mananta.

"Kehilangan pertama kehilangan Tuhan. Ketika lo willing untuk merendah diri di hadapan manusia serendah itu gue udah salah. Karena sebagai seorang hamba lo hanya berhak untuk berharap sama Tuhan,” jelas Dewi Sandra.

“Yang Maha Benar, satu-satunya yang boleh kamu bener-bener merendahkan diri adalah Tuhan. Meskipun diajaran agama kita diajarkan sebagai perempuan kita harus taat sama suami," lanjutnya.

Dewi Sandra juga menyebut saat dihadapkan pada proses perceraian yang berat itu dengan Glenn Fredly dia sempat mencari sejumlah jawaban secara spiritual termasuk dengan berkonsultasi dan mendatangi pendeta. Hingga berdoa dan memohon petunjuk pada Allah melalui sholatnya.

"Jadi saat itu gue mulai mencari jalan keluar secara spiritual gue bertanya dengan pendeta gue tanya ke ustaz. Gue pernah masuk dalam gereja gue pernah berlama-lamaan juga di atas sajadah gue sampai akhirnya gue ngerasa rapuh dan gue jujur dengan Tuhan, 'Gue ga tau gue ga tau harus berdoa gimana tolong tunjukkan jalan apa yang harus gue lakukan' karena gue merasa sedang tersesat dengan apapun yang gue kerjakan gue merasa tersesat," ujar Dewi Sandra.

Namun Dewi Sandra saat itu akhirnya mulai melupakan hal-hal yang tidak bisa dikuasainya. Hingga akhirnya saat itu dia menemukan hal penting yakni bisa membuat kedamaian dengan diri sendiri.

"Jadi akhirnya gue fokus dan di saat itu gue mulai melupakan hal-hal yang enggak bisa gue kuasai. Dan di situlah gue mulai belajar, menemukan. Dan saat itulah salah satu bagian terpenting dalam perjalanan hidup yaitu ketika lo bisa membuat kedamaian dalam diri berdamai dengan diri sendiri," kata dia.

"Dengan kesalahan yang kita buat sebagai manusia yang bodoh dan lemah karena itu fitrahnya manusia karena lo enggak sempurna, karena itu lo butuh Tuhan, dan seseorang tanpa Tuhan adalah seseorang yang kehilangan bagian terbesar dalam hidupnya," ujar Dewi Sandra.