Cerita 3 Nelayan Aceh 2 Hari Terapung di Laut hingga Terdampar di Perairan Malaysia

Merdeka.com - Merdeka.com - Tiga nelayan asal Aceh ditemukan terapung-apung di sekitar perairan laut Langkawi, Malaysia. Kapal mereka diduga rusak hingga akhirnya masuk ke perairan laut negara tetangga tersebut.

"Kapal nelayan Aceh itu terjadi musibah bocor akibat tertabrak kayu di tengah laut. Mesinnya pun mati," kata Sekjend Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek, Jumat (23/9).

Miftach menyebut ketiga nelayan itu yakni; M Yunus (34), Fajri Kamal (29), dan Sofyan Ishak (50). Ketiganya tercatat sebagai warga Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.

10 Hari Melaut

Mereka berangkat melaut sekitar 10 hari yang lalu dari dermaga Kuala Peudawa. Di tengah perjalanan kapal rusak akibat tertabrak kayu dan mengalami bocor.

Ketiga nelayan ini lantas terapung-apung di tengah laut sekitar 2 hari, sebelum akhirnya diselamatkan Polisi Laut di Langkawi, Malaysia.

"Sementara kapal mereka tak bisa diselamatkan,” ujar Miftach.

Para nelayan asal Aceh itu kini sudah ditangani pihak KBRI di Malaysia. Kondisi kesehatan mereka dinyatakan sehat. Sejauh ini masih menunggu proses administrasi untuk dipulangkan ke tanah air. [gil]