Cerita Ahok Ketika Tahu Namanya Diseret Kamaruddin: Fitnah

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meradang begitu mengetahui namanya diseret oleh kuasa hukum Brigadir J atau Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak, dalam perkara ditanganinya.

Kuping Ahok memanas saat mengetahui hubungannya dengan sang istri Puput Nastiti Devi, dianalogikan Kamaruddin dengan perkara Brigadir J.

Amarah Ahok itu meletup berawal ketika kuasa hukumnya, Ahmad Ramzy, menyampaikan pesan lewat WhatsApp terkait pernyataan Kamaruddin tersebut yang viral di platform jejaring sosial dan video musik, TikTok. Pesan Ramzy itu dibalas Ahok dengan kalimat bahwa pernyataan Kamaruddin tersebut secara hukum telah memfitnahnya.

"Dia bilang itu fitnah," kata Ramzy saat menceritakan reaksi Ahok terkait pernyataan Kamaruddin ketika dihubungi merdeka.com, Kamis (28/7).

Ramzy kemudian menawarkan kepada Ahok untuk mengurus dugaan pencemaran nama baik dilakukan Kamaruddin ke polisi. Langkah awal dilakukan dengan melakukan konsultasi ke polisi dan somasi agar Kamaruddin meminta maaf terkait pernyataannya.

Namun somasi dilayangkan Ramzy direspons Kamaruddin yang menganggap pernyataannya tak pernah menyinggung hubungan Ahok dan Puput hingga ke jenjang pernikahan. Ahok yang mengetahui respons Kamaruddin tersebut langsung mengirimkan link salah satu berita dari media online kepada Ramzy.

Kepada Ramzy, Ahok menyatakan akan mengambil keputusan minggu depan terkait laporan pencemaran nama baik dilakukan Kamaruddin ke polisi.

"Ternyata jawaban dia (Kamaruddin) setelah saya somasi by media seperti itu, pak Ahok yang tahu kemudian mengirimkan link bahwa artinya disampaikan minggu depan dia akan putuskan," kata Ramzy.

Terkait video yang beredar apakah asli atau hanya potongan, Ramzy menyebut merupakan ranah kepolisian. Dia menekankan bahwa pernyataan Kamaruddin tersebut merupakan fitnah terhadap Ahok.

"Namanya orang menyampaikan bahwa itu dipotong, itu bentuknya pertanyaan, itu kan hanya cara ngelesnya orang. Nanti kan bagaimana yang menentukan itu pidana atau bukan kan bukan kita. Kalau kita kan merasanya itu perbuatan fitnah dan pencemaran nama baik kan gitu. Nanti polisi yang menentukan bisa enggak ini status jadi tersangka sampai ke pengadilan dan hakim memutus ini bersalah atau tidak. Bukan kita," tandas Ramzy.

Kamaruddin Klaim Belum Terima Surat Somasi

Kamaruddin mengklaim kalau pihaknya belum melihat surat kuasa hukum Ahok maupun somasi yang perlu ditanggapinya, sebagaimana dilayangkan pihak Ahok.

"Minta surat kuasa dan somasinya, untuk saya tanggapi. Jantungnya Advokat, adalah surat kuasa," kata Kamaruddin saat dikonfirmasi, Senin (25/7).

Dia menganggap jika apa yang disampaikannya tidak pernah menyinggung soal dugaan perselingkuhan Ahok. Dirinya mengaku hanya bertanya sejak kapan Ahok dan Puput berpacaran.

"Tidak ada yang ngomong perselingkuhan, saya cuma bilang kapan pacarannya. Kapan pacaran itu kan pertanyaan, kalau ada pertanyaan, yang diperlukan itu jawaban," ujar dia.

Lantas, Kamaruddin merasa bingung atas apa yang dipermasalahkan pengacara Ahok, Ramzy. Termasuk mempertanyakan ihwal unsur tindak pidana apa yang rencananya akan dilaporkan oleh pengacara Ahok tersebut.

"Saya bertanya itu tindak pidana bukan. Jadi, kalau tindak pidana itu adalah kesalahan, kesalahan itu mengandung niat jahat atau mens rea," ungkapnya.

Di samping itu, Kamaruddin juga mempertanyakan alasan pihak Ahok yang menuntut dirinya agar segera menyampaikan permintaan maaf. Padahal, dia merasa tidak melakukan kesalahan apapun atas pertanyaan hubungan pribadi Ahok secara publik.

"Saya kan bertanya kapan pacarannya, masa saya minta maaf karena bertanya, paham maksudnya," ucap dia.

Pernyataan Kamaruddin Viral di Media Sosial

Sebelumnya, perkataan Kamaruddin yang mengaitkan kasus yang ditanganinya dengan kasus Ahok viral di media sosial. Salah satunya pengunggah dari akun Tiktok @ beritayoutubee.

Di Video tersebut, Kamaruddin membuat pernyataan dengan membawa nama Ahok serta istrinya, Puput.

"Saya melempar pertanyaan buat kita semua, saya belajar dari kasus Ahok. Waktu itu Ahok menuduh ibu Veronicalah yang berselingkuh, mungkin semua kita masih mengingat-ingat itu, bahkan Ahok paling sering menyebut nama Yesus seolah-olah Ahok itu benar," kata Kamaruddin dalam potongan video itu.

"Tetapi ketika Ahok sudah dipenjara tiba-tiba dia buat janji perkawinan dengan ajudan ibu itu. Pertanyaan saya kapan mereka pacaran sehingga Ahok di balik jeruji dan di balik tembok mengikat perjanjian kawin dengan ajudan ibu itu," tandasnya. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel