Cerita Akhir Pekan: Agenda Seru untuk Liburan di Rumah Aja

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta - Libur akhir tahun kali ini akan terasa berbeda dibandingi tahun-tahun sebelumnya karena pandemi corona Covid-19 yang masih hadir di sekitar kita. Pada liburan akhir tahun, sebagian orang lebih merasa aman untuk tetap berada di rumah aja dan menghindari kerumunan agar tetap terhindar dari penyebaran COVID-19.

Hal itu sesuai dengan imbauan Satgas Covid-19 agar kita berada di rumah saja di masa liburan akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021. Meskipun di rumah saja, ada banyak kegiatan seru yang bisa dilakukan serta bisa menjadi momen untuk menikmati quality time bersama keluarga.

Menurut Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Dr. Sonny Harry B Harmadi, banyak kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan di rumah dengan melibatkan anggota keluarga, sehingga bisa lebih mempererat hubungan antar anggota keluarga.

"Anak dan orangtua misalnya, bisa bermain bersama sehingga hubungan mereka jadi lebih dekat. Kalau suka fotografi, bisa cari ide foto di sudut rumah atau halaman yang menarik. Bisa juga dengan bercocok tanam dengan tanaman yang unik," terang Sonny saat dihubungi Liputan6.com, Ranu 23 Desember 2020.

"Bisa juga dengan masak bareng dan mencoba berbagai resep baru. Yang ringan, bisa main game bareng. Kami di Satgas punya permainan edukasi Palagan. Atau bisa jg buat konten yang seru dan menarik di media sosial seperti TikTok dan Instagram.," sambungnya.

Sonny menambahkan, kegiatan lainnya yang seru dan menarik selama liburan akhir tahun bisa diisi dengan nonton bareng di rumah, terutama film-film keluarga yang punya pesan positif. Buat yang hobi melukis bisa semakin mengasah kemampuan untuk melukis atau mengajak anggota keluarga yang lain untuk belajar melukis.

Sejumlah orang memang sudah memutuskan untuk tetap berada di rumah saja di masa liburan panjang menyambut Tahun Baru 2021.Salah satunya adalah Wina Andrian, karyawan bagian humas di sebuah perusahaan swasta. Awalnya ia berniat pergi ke Bandung untuk mengunjungi kerabatnya di sana sekaligus ingin keliling ke beberapa tempat wisata.

Namun melihat situasi yang dianggap kurang memungkinkan, wanita yang masih lajang ini mengurungkan niat untuk pergi ke Bandung. Belajar dari pengalamannya saat cuti bersama ke Yogyakarta beberapa waktu lalu, tempat-tempat wisata dipenuhi pengunjung. Ditambah lagi, biaya untuk tes swab PCR maupun tes kesehatan lainnya dinilai cukup membebani bila liburan dilakukan beramai-ramai bersama anggota keluarga lain.

Istirahat di Rumah

Ilustrasi Keluarga Bahagia Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Keluarga Bahagia Credit: pexels.com/pixabay

"Jujur, aja lebih ke arah malas swab-nya, apalagi saya biasa liburan bareng keluarga," ucap Wina pada Liputan6.com, Kamis, 24 Desember 2020.

Wina mengaku lebih memilih menikmati suasana liburan di Jakarta, berdiam di rumah atau makan di pusat perbelanjaan. Sementara itu, hiburan sederhana berupa istirahat di rumah sambil bermain dengan buah hati jadi pilihan untuk Nida seorang pekerja lepas. Sebagai ibu muda dengan anak yang masih balita, dia tidak mau mengambil risiko dengan jalan-jalan ke tempat jauh ketika pandemi belum berlalu.

"Dari awal pandemi kita memang lebih sering di rumah,apalagi saya sama suami lebih banyak kerja di rumah paling sekali-sekali aja keluar rumah yang jaraknya dekat dari rumah. Kita justru memanfaatkan pandemi ini untuk lebih dekat dan bisa mengikuti perkembangan anak dengan baik," terang Nida saat dihubungi pada Kamis, 24 Desember 2020.

Maklum saja, sebelum pandemi melanda, Nida yang sebenarnya lebih sering bekerja di rumah, sesekali harus keluar rumah untuk urusan pekerjaan. Biasanya, ia menitipkan anaknya pada orangtuanya atau sepupunya.

"Sekarang saya jadi lebih punya banyak waktu untiuk mengurus anak dan ngajak dia bermain, apalagi di liburan panjang seperti sekarang ini," lanjut Nida.

Pendapat itu didukung oleh psikolog dari Universitas Indonesia, Dyah Maro. "Menurut Dyah, momen liburan Natal dan Tahun yang disarankan untuk dilakukan di rumah saja jadi kesempatan menjalin keakraban bersama keluarga.

Jangan Undang Banyak Orang

Ilustrasi Anak Bermain Bersama Teman Sebayanya Credit: pexels.com/Alex
Ilustrasi Anak Bermain Bersama Teman Sebayanya Credit: pexels.com/Alex

"Caranya banyak, bisa dengan bincang-bincang santai, masak makan bersama atau istilahnya bakar-bakaran makanan, tapi jangan ngundang banyak orang itu kan berbahaya juga. Bisa juga mungkin dengan menggelar doa bersama atau sebagainya," tuturnya saat dihubungi pada Jumat, 25 Desember 2020.

Menurutnya, selain menjalin ikatam emosional, liburan di rumah juga bisa menjalin keakraban bersama keluarga juga bagus untuk pondasu dan masa depan sebuah keluarga itu sendiri.

"Ikatan emosional yang kuat akan berpengaruh positif kepada anggota keluarga. Misalnya ada anggota keluarga itu sudah nyaman dengan suasana keluarga, saat beraktivitas ke luar pun dia akan semangat. Karena ada support dari keluarganya," ujarnya.

Ide liburan akhir tahun seru di rumah juga datang dari Profesor Jaak Panksepp seorang peneliti di Washington State University, Amerika Serikat. Dilansir dari laman Telegraph, 23 Desember 2020, ada beragam kegiatan menarik yang bisa dilakukan di rumah, terutama oleh anak dan orangtua serta anggota keluarganya lainnya.

"Ada beberapa kegiatan menarik seperti membuat dan mendekorasi kue yang bisa dibuat perlombaan dan diberi hadiah bagi yang menang, ini bisa dilakukan oleh mereka yang anggota keluarganya di rumah cukup banyak. Kalau tidak mau repot, bisa juga dengan menonton film atau serial secara maraton," jelas Panksepp.

Piknik dan Dekorasi Ulang

Ilustrasi pikinik menggunakan tikar. (dok. Free-Photos/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)
Ilustrasi pikinik menggunakan tikar. (dok. Free-Photos/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)

Ia menambahkan, kegiatan seru lainnya yang bisa dilakukan adalah membuat kerajinan tangan dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Misalnya, mendaur ulang botol plastik atau membuat lukisan. Berkebun juga bisa jadi alternatif menarik, meski sudah banyak dilakukan di masa pandemi ini.

"Selain menghabiskan waktu dengan si kecil, berkebun juga bisa menanamkan nilai positif. Berkebun mengajarkan anak untuk bertanggung jawab dan menambah pengetahuan tentang alam," ucapnya.

Siapkan beberapa pot kecil berwarna-warni. Lalu mulai ajarkan mereka menanam bunga. Atau, untuk anak laki-laki bisa diajari menanam biji cabai, tomat, dan tanaman lainnya. Kegiatan lainnya yang disarankan oleh Profesor Jaak Panksepp adalah mendekorasi ulang kamar atau ruangan lainnya, piknik di halaman rumah atau bermain board game.

Tentunya selama melakiukan beragam kegiatan tersebut, jangan lupa untuk selalu menerappan protokol kesehatan meski hanya berada di rumah saja, agar liburan akhir tahun Anda berjalan dengan baik dan sehat.

8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19

Infografis 8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: