Cerita Andre Ho, Mantap Peluk Islam Setelah Ikut Kajian

·Bacaan 2 menit

VIVAAndre Ho menceritakan perjalanannya hingga akhirnya memeluk Islam. Dalam sebuah tayangan video, dia bahkan bercerita kalau dahulu dia hampir atheis karena tidak mempercayai keberadaan Tuhan.

"Apa yang orang-orang katakan itu benar. Jika kita mempunyai dosa, satu-satu dosa kita akan diperlihatkan. Saya dulu hampir atheis," ujarnya dalam video yang diunggah di akun YouTube Ngaji Cerdas, dikutip VIVA, Selasa 25 Mei 2021.

Meski dulu Andre memeluk Kristen, dia hanya rajin pergi ke gereja tapi masih ragu dan tidak meyakini agama yang dianutnya dulu.

"Ada seorang pendeta yang mengatakan dia naik turun surga. Saya sempat kaget. Terus ada juga yang mengatakan memanggil Tuhan untuk datang, memanggil Roh Kudus untuk datang. Saya sempat berpikir siapa kita gitu kan. Hingga akhirnya saya bimbang, dalam hati saya kayak ada pertanyaan yang gak terjawabkan," kata dia.

"Saya sempet bertanya pada pendeta saya. Waktu itu ada malam perjamuan kudus. Itu di situ Leonardo da Vinci mengatakan bahwa ada Maria di situ. Saya bertanya pada pendeta saya tapi pendeta saya malah berkata gini, 'kamu gak usah berpikir macem-macem, kamu gak ush berpikir yang aneh-aneh, kamu yakin Tuhan kamu itu siapa?" tanya pendeta itu kepada Andre Ho.

Karena waktu itu Andre Ho masih beragama Kristen Protestan, dia mengatakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang dia yakini.

"Tapi itu yang gak membuat saya puas. Hingga suatu saat saya hampir atheis. Saya gak percaya lagi sama Tuhan. Saya tahu Tuhan tapi siapa Tuhan-nya saya gak tahu. Pokoknya gue tahu Tuhan. Gua dapet rezeki dari gue bergerak, bekerja, berkeringat, gue mendapatkan hasil," kenangnya sebelum menjadi Muslim.

Kemudian, ada saudaranya yang beragama Islam bertanya pada Andre Ho, apakah dia percaya Tuhan dan siapa Tuhan-nya.

"Lo percaya Tuhan? Percaya. Siapa Tuhan? Ya Tuhan. Siapa namanya? Ya, Tuhan saya bilang. Saudara saya beragama Islam dia dari organisasi yang saya benci. Itu makanya justru dia yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan ke saya dan saya gak bisa jawab," tuturnya.

Kemudian kata Andre, saudaranya mulai mengajarinya tentang Islam. Setiap hari, saudaranya ini datang ke kantor Andre dan bercerita tentang Islam.

"Dan akhirnya saya bertanya, kalian ngapain sih. Saya sedang membicarakan tentang agama Islam. Pertama, kedua, ketiga saya diemin. Keempat akhirnya hati saya bergerak untuk mengetahui agama Islam ini. Cuma saudara saya ini mengajarkan saya cuma kulit luarnya saja," katanya.

Akhirnya suatu saat, saudaranya tersebut mengatakan pada Andre, jika ingin tahu lebih dalam tentang Islam, dia diajak untuk mengikuti kajian.

"Ada ustaznya, ada mentornya. Dan waktu itu saya datang ke kajian masih beragama Kristen. Dan di lingkungan saya itu semuanya agama Islam. Di situlah akhirnya saya dikenalkan nama Tuhannya siapa, nabinya siapa. Diajarkanlah saya hukum-hukumnya," ujarnya.

"Dan di situ yang membuat saya tertarik. Yang baru saya tahu ternyata di Islam ini tidur diatur, bangun pun diatur. Hidup diatur, mati pun diatur. Yang dulu saya gak ada aturan seperti itu. Di situlah akhirnya membuat saya makin yakin. Empat kali kajian saya masih beragama Kristen dan akhirnya saya memutuskan untuk membaca dua kalimat Syahadat tanggal 24 April 2019," ujar Andre Ho.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel