Cerita Angel Lelga yang Baru Diterima Keluarga Setelah 10 Tahun Jadi Mualaf

Liputan6.com, Jakarta Menjadi seorang mualaf sejak 19 tahun yang lalu bukan perkara mudah bagi Angel Lelga. Sebab ia terlahir menjadi seorang nasrani dan berada di lingkungan yang taat dengan agamanya terdahulu.

Diakui Angel, ia sempat mendapat penolakan saat memeluk islam saat diawal-awal ia memilih menjadi seorang mualaf.

"Di keluarga saya awalnya nggak mudah, karena sebagai keluarga saya ada yang pendeta," ujar Angel Lelga di kawasan Tendean, belum lama ini.

Bahkan ia baru bisa diterima keluarga menjadi seorang mualaf saat sudah 10 tahun menjadi mualaf. Terutama saat sudah memiliki seorang anak.

"Kurang lebih 10 tahun saya baru bisa komunikasi baik dengan keluarga. Karena bagaimanapun kan saya harus menghargai dengan perbedaan saya dan keluarga yang sudah melahirkan saya, buat mereka menerima bukan hal yang gampang," tuturnya.

Selama 10 tahun itu, Angel terus mencoba memberikan pandangan yang baik soal islam kepada keluarganya. Angel ingin agama yang dipeluk saat ini bisa dilihat baik oleh keluarganya.

Tunjukkan Islam itu indah

Angel Lelga usai jadi bintang tamu acara Rumpi, di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020). (Adrian Putra/Fimela.com)

"Saya menunjukan kepada keluarga saya di islam itu indah loh di islam itu damai loh, walau saya agak sedikit sulit diterima di keluarga tapi saya menujukan dan memperlihatkan islam itu ya legowo, damai," katanya.

Dengan perjuangannya yang cukup sulit, kini Angel bahagia. Ia mengaku kini keluarganya bahkan ikut merayakan lebaran dengan mendatangi kediamannya.

Bahkan kata Angel, sang ibu juga ikut repot mempersiapkan lebaran. Meski tidak merayakannya.

"Kini saya mendapatkan hasilnya, kalau lebaran mamah ku yang 'mau masak apa, mama beliin ya, mau bikin apa'. Trus kakak aku yang suaminya pendeta mereka justru toleransi buatin aku kue, kakak dari Bogor dateng bantuin semua," ungkapnya.

(Nur Ulfa/Dream.co.id)