Cerita Bupati Ponorogo Sembuh dari COVID-19 karena Lagu Bimbo

·Bacaan 2 menit

VIVA - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, berbagi semangat dengan para pasien COVID-19 yang kini tengah berjuang untuk sembuh. Di acara doa bersama secara virtual yang digelar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Kamis, 8 Juli 2021, Sugiri pun berbagi pengalaman saat terpapar dan berusaha bangkit sehingga kini sudah sembuh dan pulih kembali.

Sugiri terkonfirmasi positif COVID-19 pada Juni 2021 lalu. Bukan hanya dirinya, istri dan anak-anaknya juga terpapar virus yang kali pertama ditemukan di Wuhan, China, itu. Istrinya bahkan sempat menjalani perawatan di ruang ICU karena saat itu mengalami gejala berat.

“Saya pernah mengalami terpapar Covid, saya dan keluarga. Bahkan, istri saya enam hari berada di ICU. Bayangkan, selama enam hari kami berada di rumah sakit berbeda, saya di kamar dan istri saya di (ruang) ICU,” kata Sugiri dalam testimoninya.

Saat itu, lanjut dia, pikiran tak menentu menghantui selama masa perawatan. “Kemudian sayup-sayup terdengar di telinga kami walaupun tidak ada yang memutar lagu, kami mendengar lagu Sajadah Panjang karyanya Bimbo dan puisinya Taufik Ismail,” cerita Sugiri.

Baca juga: Muncul Klaster Hajatan, 88 Warga Wonosobo Terpapar COVID-19

Tersentuh lagu Bimbo dan puisinya Taufik Ismail, bupati berlatar belakang Nahdlatul Ulama itu pun kemudian bangkit. Semangatnya untuk sembuh tumbuh.

Ia menyandarkan segalanya, nasib diri dan keluarganya kepada Allah SWT, mengiringi upayanya melaksanakan petunjuk-petunjuk dokter.

“Sehingga, bagi panjenengan yang terpapar COVID di mana pun Anda berada, baik di rumah maupun di rumah sakit, COVID bisa sembuh. Kuncinya, sandarkan keikhlasan kepada Allah SWT, baca zikir sebanyak-banyaknya dan ikhlaskan. Gembirakan hati dan kita sandarkan nasib kita kepada Allah SWT. Ikuti petunjuk dokter, insya Allah sembuh,” kata Sugiri.

Ia bersyukur dirinya dan seluruh anggota keluarga yang terpapar kini sembuh dan terbebas dari COVID-19. Berdasarkan dari pengalaman itu, Sugiri mengatakan bahwa COVID-19 bukanlah akhir dari segalanya. Orang yang terpapar masih bisa sembuh.

“Bagi yang tidak terpapar COVID, jaga prokes. Ini penting sekali karena terpapar COVID ini sedih. Insya Allah Indonesia bebas dari COVID berkat doa kita bersama. Allah akan angkat virus ini dari Indonesia. Bismillah, bismillah, bismillah, Allahu Akbar.”

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel