Cerita CEO yang Pecat 900 Karyawan Lewat Zoom Kini Dituduh Tipu Investor

Merdeka.com - Merdeka.com - CEO perusahaan hipotek online Better.com, Vishal Garg sempat menjadi sorotan karena mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 900 karyawan secara online melalui platform Zoom.

Kini, Garg digugat mantan eksekutifnya karena diduga menyesatkan investor. Demikian mengutip lama CNN Business.

Perusahaan hipotek online yang didukung SoftBank itu menyetujui merger senilai USD 7,7 miliar dengan perusahaan cek kosong atau Special Purpose Acquisition Company (SPAC) untuk menjadikannya sebagai perusahaan publik lebih dari setahun lalu. Namun kesepakatan belum tercapai.

Sejak saat itu, melonjaknya tingkat hipotek telah merusak citra dan bisnis perusahaan. Dalam gugatannya, Mantan Wakil Presiden Eksekutif Penjualan dan Operasi Better.com Sarah Pierce mengklaim bahwa Garg salah mengartikan pernyataan Better.com untuk memastikan merger SPAC.

Pierce menuduh Garg khawatir investor akan menarik perjanjian merger karena kondisi keuangan perusahaan yang memburuk.

Dia menuntut sang CEO dan Better.com dengan tuduhan membuat pernyataan palsu kepada investor tentang prospek dan kinerja keuangan perusahaan.

Salah Perhitungan

Selain itu, Pierce juga menuduh bahwa Garg membuat beberapa kesalahan perhitungan tentang lingkungan suku bunga yang meningkat.

Dia diduga mengatakan suku bunga hipotek akan turun dan penjualan akan tumbuh. Dalam gugatan yang diajukan pada 7 Juni 2022, Pierce mengatakan bahwa dia dipecat dari jabatannya pada Februari lalu. Alasannya dianggap sebagai pembalasan karena meningkatkan kekhawatiran tentang kesepakatan itu.

"Kami telah meninjau klaim dalam pengaduan dan sangat yakin bahwa itu tidak berdasar," kata pengacara Better.com dalam sebuah pernyataan.

"Perusahaan yakin dengan praktik keuangan dan akuntansi kami, dan kami akan membela gugatan ini dengan penuh semangat," demikian pernyataan itu.

PHK 900 Karyawan

Sebelumnya, Better.com menjadi perusahaan yang menguntungkan dan kisah sukses besar bagi SoftBank selama booming pasar perumahan di Amerika.

Perusahaan yang membantu pelanggan dalam membeli hipotek dan asuransi itu menempati peringkat Nomor 1 dalam daftar Top Startup LinkedIn pada tahun 2021 dan 2020.

Tetapi, sentimen publik tentang perusahaan berubah pada akhir tahun lalu, ketika video pemecatan staf oleh Vishal Garg melalui Zoom menjadi viral pada bulan Desember 2021.

Pengumuman PHK yang kontroversial itu dikeluarkan beberapa hari sebelum Natal, membuat Garg menjadi topik beragam platform media.

"Jika Anda menerima panggilan ini, Anda adalah bagian dari kelompok yang diberhentikan," kata Garg dalam panggilan tersebut, ketika memberhentikan 9 persen staf Better.com.

"Pekerjaan Anda di sini dihentikan, berlaku segera," ucapnnya saat itu.

CEO menuduh karyawan yang dipecatnya "mencuri" dari rekan kerja dan pelanggan dengan tidak produktif dan hanya bekerja dua jam sehari.

Setelah mengumumkan PHK, Garg telah menjanjikan email tindak lanjut dari HR- tetapi seorang mantan karyawan mengungkapkan kepada CNN Business bahwa kehilangan akses ke komputer, telepon, email, dan pesan perusahaannya.

Reporter: Natasha Khairunisa Amani

Sumber: Liputan6.com [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel