Cerita di Balik Aksi Casillas Cium Ramos di Final Liga Champions

Zaky Al-Yamani

VIVA – Iker Casillas ikut serta dalam obrolan online dengan para penggemar di #unahoraconiker di Twitter, di mana ia menjawab semua pertanyaan dari para penggemar terkait banyak hal di sepanjang kariernya. 

Salah satunya saat dia menjawab pertanyaan fans terkait perkataan dan aksinya yang mencium pipi rekan setim, Sergio Ramos usai Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid 4-1 di final Liga Champions 2014 silam. 

Baca: Pesan Berkelas Gelandang Madrid Soal LaLiga Tanpa Penonton 

Apa yang dia katakan kepada Sergio Ramos setelah final di Lisbon? "Kamu (Ramos) adalah bosnya dan akan selalu menjadi pemain yang mendatangkan La Decima (trofi ke-10)!! Lalu saya memberinya ciuman," jawab Casillas.

Seperti diketahui, dalam pertandingan yang berlangsung di Lisabon pada 24 Mei 2014 itu, Atletico lebih dulu unggul berkat gol Diego Godin di menit 36. Dan Real Madrid kesulitan menyamakan kedudukan hingga injury time.

Pada menit 90+3', Ramos menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang. Selanjutnya El Real menjadi juara usai mencetak tiga gol tambahan di babak tambahan waktu lewat Gareth Bale, Marcelo dan Cristiano Ronaldo.

Sergio Ramos dan Carlo Ancelotti usai Real Madrid menjuarai Liga Champions

Ini menjadi akhir penantian panjang Real Madrid yang sebelumnya terakhir kali menjuarai Liga Champions pada tahun 2002. Trofi di 2014 ini pun menjadi trofi ke-10 Los Blancos di kancah Eropa. 

"Bagi saya, akhirnya bisa juara itu melegakan. Saya merasa sangat bahagia untuk para penggemar. Saya kira penderitaan yang begitu lama untuk bisa memenangkannya, memberikan makna spesial buat kami," jelas Casillas.

"Kami telah melewati beberapa musim yang sulit di kancah Eropa dan akhirnya kami berhasil mencapai kesuksesan yang penting ini (juara Liga Champions 2014)," lanjut Casillas yang memutuskan pensiun di musim ini.

Baca: Pesan Zinedine Zidane Kepada Pemain Madrid