Cerita Dian Sastro Menemukan Islam

Donny Adhiyasa, Isra Berlian
·Bacaan 3 menit

VIVA – Aktris Dian Sastrowardoyo secara terbuka menceritakan spiritual journeynya kepada Daniel Mananta. Dian Sastrowardoyo diketahui merupakan salah satu artis Tanah Air yang memutuskan untuk menjadi seorang Mualaf di tahun 2006 lalu.

Lantas bagaimana perjalanan Dian Sastro dalam menemukan Islam? Dalam tayangan konten video channel YouTube Daniel Mananta, Dian Sastro menjelaskan bahwa dia mulai mencari jati dirinya sejak usia 17 tahun.

"Gue sempet jadi spiritual tourist jadi gue pelajarin banyak agama dan aliran, karena gue juga dibesarkan secara Katolik sama nyokap yang taat banget terus bokap Budha. Di umur 17 tahun gue sempet pengen cari dan bersamaan dengan gue tertarik banget sama filsafat gue merasa pengen punya kebebasan untuk bener-bener nyari dan finding yang gue itu apa ya," ungkap Dian Sastro.

Perjalanan Dian Sastro dalam menemukan Islam bermula saat dirinya memiliki sejumlah pertanyaan tentang semesta. Istri dari Indraguna Sutowo ini bercerita bahwa dia sempat bertanya kepada sejumlah pemuka agama tentang pertanyaan tersebut.

"Gue punya pertanyaan-pertanyaan labil banget 17 tahun yang nanyanya yang enggak-enggak kayak misalnya universe itu gede banget dan kita segelintir debu ngapain perlu ada usih ribet banget bukannya nanti mau kiamat juga,” ujarnya.

“Itu pertanyaan filosofis banget dan gue tanyain ke pendeta pastor biksu pemuka agama Hindu dan jawabannya mereka macem-macem tapi gak tau kenapa gue gak pernah sampai bener-bener terjawab," tambah Dian Sastro.

Namun dirinya kemudian bertemu dengan seorang guru ngaji saat Dian pergi ke sebuah pengajian bersama sang tante. Di sana, guru ngaji itu menjawab rasa penasaran Dian terhadap pertanyaan yang menurutnya logis.

"Cuma ada satu yang enggak gue gak nyangka banget adalah tante gue ngajakin gue ke pengajiannya dia terus di situ ada pak Ustaz yang lumayan pembahasannya logis banget kan gue anak filsafat gue perlu pembahasan yang logis. Yang bikin gue surprise jawabannya dia terhadap pertanyaan gue kok gue nyes banget dan terjawab juga tapi gue lupa jawabannya apa," ujar Dian.

Dijelaskan Dian, yang menarik kala itu sang Ustaz menjawab pertanyaan Dian dengan menggunakan Al Quran dan Injil.

"Yang menarik dia jawabnya pakai buku kitab Al Quran dan Injil perjanjian lama dan baru dia ngajakin kita baca ini bayangin tiga kitab ini sebenarnya dari Tuhan yang sama nabi-nabinya betapa sebenarnya yang kita cari adalah hikmahnya,” jelas Dian.

“Murid-murid dia yang dari kecil jadi lebih toleransi terbuka pikirannya dan itu indah banget buat orang yang baru datang dari agama lain, ternyata toleransi ya agama ini," lanjutnya.

Dian Sastro pun menjelaskan lantaran kejadian itu dia tertarik untuk belajar lebih mendalam tentang Islam. Namun kala itu Dian sempat ragu lantaran diberi syarat oleh sang Ustaz jika ingin mempelajari Islam.

"Jadi gue mau belajar dari bapak ini kebuka banget pikirannya dan bisa memuaskan dahaga kepenasaran gue jadi akhirnya saya mau belajar sama bapak. Tapi kalau mau belajar sama saya kamu sholat 5 waktu enggak? dia nanyanya gitu lagi, saya pikir-pikir dulu ya pak akhirnya boleh lah pak. Karena pas gue nyari-nyari gak ada orang yang bisa menjawab interest gue yang segitu ribetnya itu dan akhirnya bener," kata Dian.

Dian menambahkan, alasan kenapa dirinya menemukan islam karena menurutnya dari Islam dia belajar untuk bisa berserah diri. Di mana ketika seseorang berserah diri, menurutnya Tuhan akan lebih mudah menyentuh orang tersebut.

"Kenapa akhirnya gue menemukan Islam karena Islam yang gue belajar dari guru gue ini adalah basicly berserah lo jadi lebih enteng, ketika lo lebih berserah tuhan lebih gampang nyentuh lo. pas pasrah yang menarik adalah lo perlu peka banget sama diri lo karena sebenernya lo pasrah dan peka akan kerasa banget lo kayak dijagain sama cinta kasih yang enggak bisa dibayangin lo dirawat sama tuhan dan agama ini ngajarin gue untuk realize it," tutur Dian Sastro.