Cerita Donasi Sembako Santri Jateng dan Pesan Wagub Taj Yasin di Pekalongan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Pekalongan - Wakil Gubernur Jawa Tengah dan sekaligus Panglima Santri Gayeng Nusantara, H. Taj Yasin Maimoen serahkan paket sembako pada seratusan warga miskin di Kota Pekalongan.

Sembako hasil donasi santri, diserahkan di Masjid Jami Baitussalam, Kelurahan Tegalrejo, Kota Pekalongan, Sabtu (1/5/2021) makam.

Safari Ramadan bakti sosial bertema "Santri Gayeng Nebar Seneng", dihadiri sejumlah perwakilan penerima bantuan.

Dalam tausiyahnya, Gus Yasin menyampaikan tentang perjuangan Islam, dan pentingnya menumbuhkan sikap gotong royong dan saling menolong antarsesama, terlebih saat masa pandemi Covid-19.

Gus Yasin, sapaan akrab Taj Yasin mengajak umat muslim untuk selalu berbuat kebajikan. Terutama bersedekah. Tidak saja meringankan beban sesama, sedekah juga bagian dari membersihkan rezeki yang didapat.

"Dengan memanfaatkan harta di jalan Allah atau beramal maka dapat menolak marabahaya, termasuk bahaya wabah," harapnya.

Gus Yasin mengajak santri dan masyarakat meneladani sifat kedermawanan salah satu sahabat Rasulullah, Utsman bin Affan.

"Sifat kedermawanan Utsman telah terbukti saat mampu memberikan bantuan atas berbagai persoalan yang tengah dihadapi umat muslim kala itu," ucap Taj Yasin.

Khotmil Qur'an Bil Ghoib

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin saat menyerahkan penghargaan bagi wisudawan di Pondok Pesantren Al-qur'an Buaran, Pekalongan. (Foto: Liputan6.com/Felek Wahyu)
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin saat menyerahkan penghargaan bagi wisudawan di Pondok Pesantren Al-qur'an Buaran, Pekalongan. (Foto: Liputan6.com/Felek Wahyu)

Takmir Masjid Jami Baitussalam Tegalrejo, Bisri menyampaikan terimakasih kepada Wakil Gubernur Gus Yasin, atas bantuan yang diberikan untuk warga miskin di Tegalrejo dan sekitarnya. Ia berharap bantuan bahan pangan itu dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Kami mengucapkan terimaksih atas pemberian ini. Mudah-mudahan apa yang diberikan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat penerima bantuan," ucapnya.

Seusai penyerahan bantuan, tausiyah, wirid, dan berbuka bersama, kegiatan dilanjutkan salat Maghrib berjamaah dengan imam Panglima Santri Gayeng Gus Yasin.

Usai penyerahan, rombongan melaksanakan salat tarawih berjamaah di Masjid SMK Syafii Akrom di Kelurahan Jenggot, Kota Pekalongan.

Selepas salat tarawih Gus Yasin melanjutkan rangkaian acara yang terakhir, menuju pondok Pesantren Al-qur'an Buaran, Gus Yasin juga memberikan tausiyah pada Acara Khotmil Qur'an Bil Ghoib dan Peringatan Nuzulul Qur'an.

Dalam kesempatanya, Gus Yasin menyerahkan penghargaan dan hadiah masing-masing Rp1 juta kepada 15 hafidz/hafidzoh bil ghoib yang diwisuda. Insentif khusus untuk para penghafal Al-Qur'an, sebagai bentuk perhatian Pemprov Jateng kepada hafidz dan hafidzoh di berbagai daerah Jawa Tengah.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: