Cerita FX Rudy Bernostalgia dengan Jokowi di Istana

Merdeka.com - Merdeka.com - Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo atau akrab disapa Rudy menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (29/8) siang. Ada banyak cerita saat kedua sahabat tersebut dipertemukan kembali.

Ketua DPC PDIP Solo itu menceritakan, kedatangannya ke istana atas permintaan mantan koleganya di Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Dalam beberapa kunjungan ke Kota Bengawan, Jokowi meminta Rudy agar mampir ke istana saat ke Jakarta. Rudy pun mengaku sudah beberapa kali bertandang ke istana.

Rudy mengatakan bertemu Jokowi pada Senin (29/8) lalu, sekitar pukul 12.00 WIB. Sesuai protokoler, ia masuk ke istana melalui pintu utama. Rudy juga harus bersabar duduk di ruang tunggu sebelum dipersilakan masuk. Usai masuk dan bertemu Jokowi, ia kemudian diajak makan berdua dengsn Presiden. Sejumlah menu disuguhkan.

"Ada bebek goreng, ada oseng-oseng kacang panjang, ada tahu, banyak lah. Ya makanan makanan tradisional saja, nggak ada yang lain," ujar Rudy, Rabu (31/8).

Rudy menjelaskan, saat bertandang ke rumah Megawati Soekarnoputri di Jakarta pekan lalu, dirinya memang memberi tahu kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Jika diberikan waktu untuk bertemu Jokowi dirinya akan mampir ke istana. Dan ternyata ia diberi kesempatan pada tanggal 29 Agustus. Sehingga ia harus kembali lagi ke Jakarta.

"Ke Jakarta kemarin kan saya laporan sampai tanggal 27. Kalau berkenan ada waktu longgar saya mau sowan pak Presiden. Diberi waktu Senin, ya saya Senin. Saya kembali lagi ke Jakarta. Kalau orang nomor satu di Indonesia memberi kesempatan saya ketemu, sebagai rakyat biasa kan ya seneng to," katanya.

Rudy mengaku datang sendirian ke istana untuk bertemu Jokowi. Selain berkangen-kangenan, menurut Rudy, ada beberapa pembicaraan terkait permasalahan di Kota Solo. Di antaranya pembangunan Masjid Raya Sriwedari dan industri kecil menengah (IKM) di Pasar Mebel Gilingan.

"Saya menyampaikan kepada bapak Presiden bahwa IKM yang dibangun Kementerian Perindustrian, mohon untuk diberi anggaran lagi untuk tahun depan biar bisa selesai," jelasnya.

Kemudian ia juga mengusulkan terkait DAK (Dana Alokasi Khusus) Kementerian PUPR. Selain kedua topik, Rudy juga menyinggung kelanjutan pembangunan Masjid Raya Sriwedari.

"Saya usul aja, Sriwedari masjidnya Visa diselesaikan. Terus status tanahnya kan sudah saya sampaikan. Itu HP 40 dan 41," tandasnya.

Sebelumnya, kedatangan Ketua DPC PDIP Solo itu dikait-kaitkan dengan kekosongan kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) sepeninggalan Tjahjo Kumolo.

Saat dikonfirmasi terkait isu tersebut FX Rudy membantahnya. Kedatangannya ke istana hanya sekedar mampir. Saat beberapa kali bertemu, Jokowi memintanya untuk mampir ke istana.

"Memang saya kalau ke Jakarta kalau bisa mampir. Lah kebetulan saya ke Jakarta dan diberi waktu beliau. Wong saya diajak makan siang. Sopo sing arep milih wong sudra papeki dadi menteri (siapa yang mau milih orang yang rendah derajatnya jadi menteri). Saya itu nglenggono (menyadari), saya mau introspeksi diri," katanya. [ded]