Cerita Gonzalo Higuain: Gagal Gabung Arsenal Saat Tinggalkan Real Madrid, Takjub The Gunners Rekrut Mesut Ozil dengan Harga Mahal

Bola.com, Jakarta - Striker asal Argentina, Gonzalo Higuain, berbagi cerita dirinya nyaris bergabung bersama Arsenal saat hendak meninggalkan Real Madrid. Higuain juga terkejut setelah gagal bergabung bersama The Gunners, ia justru mendengar Arsenal merekrut Mesut Ozil dengan dana yang besar hanya beberapa hari kemudian.

Saat itu Gonzalo Higuain dan Mesut Ozil sama-sama bermain untuk Real Madrid. Kedua pemain tersebut juga sama-sama meninggalkan Santiago Bernabeu pada 2013. Mesut Ozil bergabung bersama Arsenal, sementara Higuain bergabung bersama Napoli.

Namun, sebelum bergabung bersama Napoli dan meraih kesuksesan di Italia, Higuain ternyata berkesempatan untuk bergabung bersama The Gunners. Ternyata ada cerita yang sangat menarik mengenai pendekatannya dengan Arsenal saat itu.

"Sebelum saya bergabung bersama Napoli, ada kesempatan untuk bergabung bersama Arsenal. Kami sudah berkomunikasi, tapi mereka tidak membeli saya, mereka justru membeli Ozil dengan harga 80 juta atau lebih," ujar pemain yang kini bermain di Inter Miami itu kepada TyC Sports.

"Mereka mengatakan kepada saya: 'Kami tidak punya banyak uang. Anda mahal'. Sejak saat itu saya pun ke Napoli. Dua hari kemudian saya melihat Ozil direkrut dengan harga 80 juta euro," lanjut Gonzalo Higuain dengan tawa.

Real Madrid Klub Terbesar

Gonzalo Higuain. Striker asal Argentina ini didatangkan Real Madrid dari River Plate pada tengah musim 2006/2007. Selama total 7 musim hingga 2012/2013 telah bermain sebanyak 264 penampilan dengan mencetak 121 gol. (AFP/Jaime Reina)
Gonzalo Higuain. Striker asal Argentina ini didatangkan Real Madrid dari River Plate pada tengah musim 2006/2007. Selama total 7 musim hingga 2012/2013 telah bermain sebanyak 264 penampilan dengan mencetak 121 gol. (AFP/Jaime Reina)

 

Gonzalo Higuain kemudian juga berbagi cerita mengenai momen-momennya di Real Madrid. Pemain asal Argentina itu mengakui saking besarnya klub Spanyol itu, Real Madrid layak disebut sebagai puncak karier seorang pesepak bola.

"Mereka adalah klub terbesar dalam sejarah. Mereka memiliki 14 gelar juara Liga Champions. Saya pikir, klub ini adalah puncak bagi seorang pesepak bola," ujar Higuain seperti dilansir Marca.

"Tiba di sana pada usia 19 dan bermain hingga usia 26, saya seperti menyentuh langit dengan tangan saya. Saya merasa tidak ada yang lebih besar dari Madrid," lanjutnya.

 

Sempat Khawatir Kehilangan Tempat di Madrid

Gonzalo Higuin berhasil mencetak 122 gol saat berseragam Real Madrid. (AFP/Marco Bertorello)
Gonzalo Higuin berhasil mencetak 122 gol saat berseragam Real Madrid. (AFP/Marco Bertorello)

 

Gonzalo Higuain juga bercerita mengenai momen dirinya sempat merasa khawatir kehilangan tempat setelah mencatatkan raihan 27 gol dalam satu musim pada awal kariernya di Santiago Bernabeu.

"Pada tahun pertama, saya mencetak 27 gol dan Cristiano Ronaldo mencetak 26. Saya kemudian berlibur dan melihat mereka merekrut Karim Benzema dan Kaka," ujar Higuain.

"Saya menghubungi klub dan mengatakan: 'Saya mencetak 27 gol dan Anda membawa Benzema dan Kaka. Dengarkan saya, saya harus kembali. Apa yang harus saya lakukan?'."

"Namun, itulah Madrid. Mereka membawa pemain secara konstan dan Anda harus bisa bersaing. Itulah yang membuat mereka menjadi tim terbaik dalam sejarah. Anda harus selalu bersaing dengan yang terbaik," lanjutnya.

 

Bersaing dan Berteman Baik dengan Benzema

Karim Benzema menjadi salah satu aktor utama di balik kesuksesan Real Madrid pada musim ini usai berhasil meraih trofi Liga Champions dan gelar juara Liga Spanyol. Dipercaya tampil sebanyak 46 kali di semua kompetisi, ia mampu melesatkan 44 gol dan 15 assist untuk Los Blancos. Perannya nyaris tak tergantikan di lini depan skuat asuhan Carlo Ancelotti. Bahkan, Benzema diprediksi akan menjadi kandidat kuat peraih Ballon d'Or tahun ini. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Karim Benzema menjadi salah satu aktor utama di balik kesuksesan Real Madrid pada musim ini usai berhasil meraih trofi Liga Champions dan gelar juara Liga Spanyol. Dipercaya tampil sebanyak 46 kali di semua kompetisi, ia mampu melesatkan 44 gol dan 15 assist untuk Los Blancos. Perannya nyaris tak tergantikan di lini depan skuat asuhan Carlo Ancelotti. Bahkan, Benzema diprediksi akan menjadi kandidat kuat peraih Ballon d'Or tahun ini. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

 

Meski ketika itu Gonzalo Higuain harus bersaing dengan Karim Benzema untuk posisi pemain nomor 9 di lapangan, pemain asal Argentina itu mengaku memiliki hubungan pertemanan yang baik dengan pemain asal Prancis itu.

"Saya telah mengenal Karim sejak berusia 19 tahun. Kami tidak selalu dalam situasi yang baik, kami bersaing untuk posisi yang sama. Namun, kami selalu memiliki hubungan yang baik," ujar Higuain.

"Bagi saya tidak mengejutkan jika hari ini ia menjadi pemain terbaik di dunia," lanjutnya.

Sumber: Marca

Posisi Akhir Real Madrid di La Liga Spanyol 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel