Cerita Hambali Tholib, Terharu Ditonton Langsung Keluarga di Stadion Saat Jalani Debut

Bola.com, Sleman - Menjadi persepak bola profesional, termasuk di Indonesia, bukanlah hal yang mudah. Banyak yang harus dijalani, termasuk persaingan untuk menuju level teratas yang sangat sulit. Hal tersebut juga dirasakan gelandang serang PSS Sleman, Hambali Tholib.

Ada satu momen sebagai pesepak bola profesional yang tidak akan pernah dilupakan oleh Hambali Tholib, pemain yang juga pernah berseragam Persebaya Surabaya itu.

Momen tersebut terjadi pada Liga 1 2018. Saat itu, Hambali Tholib menjalani muim debut bersama tim senior Sriwijaya FC. Musim tersebut juga menjadi debutnya bermain di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air.

 

Debut Disaksikan Langsung Orang Tua

Sedangkan empat pemain PSS Sleman yakni Ze Valente, Bagus Nirwanto, Hambali Thalib, dan Rifky Suryawan berhasil melakukan tugasnya dengan baik. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Sedangkan empat pemain PSS Sleman yakni Ze Valente, Bagus Nirwanto, Hambali Thalib, dan Rifky Suryawan berhasil melakukan tugasnya dengan baik. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

 

Ketika itu Sriwijaya FC bertandang ke markas Persija Jakarta yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Lokasi stadion tersebut tidak jauh dari kediaman orang tua Hambali Tholib, yaitu di Bekasi.

"Ketika itu ada momen Sriwijaya FC bermain melawan Persija di Bekasi. Ketika itu saya pertama kali masuk dunia profesional dan ditonton orang tua secara langsung di stadion, saya terharu," kenang Hambali di kanal Youtube Tiento Indonesia.

Dalam laga tersebut, Sriwijaya FC menelan kekalahan 2-3 dari Persija Jakarta. Kekalahan itu makin mendekatkan Macan Kemayoran dengan gelar juara yang mereka raih pada musim 2018.

 

Bangga meski Kalah

Hambali Thalib merayakan gol yang ia cetak ke gawang Bali United di hadapan pendukung PSS Sleman di tribune selatan Stadion Maguwoharjo (Dok. PSS Sleman)
Hambali Thalib merayakan gol yang ia cetak ke gawang Bali United di hadapan pendukung PSS Sleman di tribune selatan Stadion Maguwoharjo (Dok. PSS Sleman)

Sementara bagi Sriwijaya FC, kekalahan tersebut membuat mereka makin dekat dengan jurang degradasi. Pada akhirnya, Laskar Wong Kito memang harus turun kasta pada musim tersebut.

Meski demikian, Hambali Tholib menyatakan saat itu keluarganya sangat bangga. Bahkan ketika itu orang tuanya sempat mengeluarkan air mata.

"Walaupun saat itu kalah, apa yang saya rasakan di sana tidak bisa saya jelaskan, orang tua saya sampai menangis ketika itu," ujarnya.

 

Maksimal Bersama PSS

Winger anyar PSS Sleman, Hambali Thalib merayakan golnya ke gawang Bali United. (dok. PSS Sleman)
Winger anyar PSS Sleman, Hambali Thalib merayakan golnya ke gawang Bali United. (dok. PSS Sleman)

 

Hambali Tholib bertekad ingin bermain maksimal bersama PSS Sleman. Ia ingin memperlihatkan kualitasnya bersama klub berjulukan Elang Jawa itu.

"Buat diri sendiri, saya ingin bermain maksimal buat PSS. Saya ingin menunjukkan kualitas saya. Dan tentu ingin menjawab kepercayaan dari pelatih," ujarnya.

 

Ingin Berprestasi di PSS

PSS Sleman Logo (Bola.com/Adreanus Titus)
PSS Sleman Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Hambali Tholib memperkuat PSS Sleman pada musim 2022/2023. PSS adalah klub profeional keempat yang diperkuat pemain yang kini berusia 22 tahun itu. Sebelumnya, Hambali pernah membela Persela Lamongan, Sriwijaya FC, dan Persebaya Surabaya.

Selain itu, Hambali juga ingin mencatatkan sejarah di Sleman. Ia ingin membawa PSS berprestasi pada musim ini. "Saya juga ingin PSS berprestasi. Saya ingin PSS lebih baik," lanjutnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel