Cerita Jonathan Cantillana: Pengalaman Berkesan Jalani Karier di Indonesia, Pemain Idola, dan PSIS

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Aksi Jonathan Cantillana sebagai gelandang serang kental mewarnai penampilan PSIS Semarang di BRI Liga 1. Pria kelahiran Santiago, Chile tapi berstatus pemain Timnas Palestina itu sudah tampil dalam 16 laga dengan koleksi lima gol.

Ia pun menjelma menjadi pemain idola pendukung Laskar Mahesa Jenar. Dalam channel YouTube Tiento Indonesia, Jonathan Cantillana mengaku memiliki kedekatan dan tanggungjawab besar untuk membawa PSIS meraih hasil maksimal musim ini.

Itulah mengapa ia menolak halus panggilan timnas Palestina pada laga matchday, karena ingin fokus bersama PSIS.

"PSIS membutuhkan saya. Tentu pada kesempatan berikutnya saya kembali bermain untuk timnas," ujar Jonathan Cantillana yang sudah mencetak 25 caps di timnas Palestina dengan membukukan 10 gol.

Menurut Jonathan, pencapaian sementara bersama PSIS di kompetisi kasta tertinggi Indonesia, sejatinya tak pernah dibayangkan sebelumnya. Terutama ketika agennnya menawari untuk bermain di Indonesia. Apalagi, ia tak memiliki informasi apa pun tentang Indonesia.

Jonathan pun datang ke Indonesia ketika PSIS tengah terpuruk dan berada pada zona tak aman di Liga 1 2019. Tapi, ia bisa melewati situasi minor tersebut dengan baik.

PSIS akhirnya bertahan di Liga 1. Jonathan pun merasa dirinya dan keluar diterima di Semarang. "Seluruh elemen PSIS Semarang banyak membantu dan membuat saya dan keluarga nyaman. Semua orang yang bertemu dengan kami menyambut dengan ramah," kata Jonathan Cantillana.

Pengalaman Berkesan

Pemain PSIS Semarang, Jonathan Cantillana merayakan gol ketiga timnya ke gawang Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain PSIS Semarang, Jonathan Cantillana merayakan gol ketiga timnya ke gawang Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pada kesempatan itu, Jonathan Cantillana mengungkapkan dua pengalaman berkesannya bersama PSIS Semarang. Pertama, ketika ia mencetak gol buat PSIS saat menghadapi Madura United pada musim 2019 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, 17 Desember 2019.

Meski pada laga itu PSIS Semarang takluk dengan skor 2-3, Jonathan mencetak gol pembuka timnya. Yang membuatnya bahagia, sebelum pertandingan, sang istri, Constanza Ceron mengabarkan tengah mengandung buah hati mereka.

"Saya pun langsung melakukan selebrasi usai mencetak gol," ungkap Jonathan Cantillana.

Kesan manis kedua terjadi musim ini. Ketika Laskar Mahesa Jenar harus menang secara susah payah atas Barito Putera pada laga pekan ke-8 BRI Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (20/10/2021) malam WIB.

Sampai menit ke-83, kedudukan masih imbang tanpa gol. Lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, Jonathan Cantillana mencetak gol penentu kemenangan sekaligus membawa PSIS Semarang bertengger di puncak klasemen.

Pemain Idola

Pemain PSIS Semarang, Jonathan Cantillana melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Barito Putera dalam laga pekan ke-8 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (20/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain PSIS Semarang, Jonathan Cantillana melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Barito Putera dalam laga pekan ke-8 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (20/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Layaknya seorang pesepak bola, Jonathan juga memiliki pemain idola sekaligus anutan yakni Juan Roman Riquelme (Argentina) dan Toni Kroos (Jerman).

Jonathan terpukau dengan penampilan Riquelme ketika usianya masih 10 tahun. Adapun aksi Kroos, ia jadikan anutan ketika dirinya sudah berkarier sebagai pemain profesional.

Pada level kompetisi Indonesia, Jonathan mengaku terkesan dengan penampilan pemain Timnas Indonesia, Irfan Jaya dengan kecepatannya serta Victor Igbonefo yang dinilainya sangat kuat dalam berduel.

"Indonesia banyak memiliki pemain dengan teknis yang baik. Yang masih kurang adalah taktik bermain baik secara individu atau tim," terang Jonathan.

Yuk Tengok Posisi PSIS Semarang:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel