Cerita Ketegangan Gregoria Hadapi Wakil Myanmar di Olimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kontingen Indonesia terus menjaga peluangnya untuk meraih medali Olimpiade Tokyo dari cabang olahraga bulutangkis. Giliran sektor tunggal putri yang mendulang kemenangan.

Tampil di Musashino Forest Plaza, Minggu 25 Juli 2021, pada laga pembuka penyisihan Grup M, Gregoria Mariska Tunjung dijadwalkan menghadapi wakil Myanmar, Thet Htar Thuzar.

Beruntung, dia mampu melewati ujian pertamanya dengan mulus. Gregoria hanya membutuhkan waktu 27 menit untuk menyudahi perlawanan Thet dalam duel straight game 21-11 dan 21-8.

Keberhasilan itu dirasakan cukup emosional bagi Gregoria mengingat ini adalah Olimpiade pertamanya. Pasalnya, dia merasa sangat tegang pada laga ini dan sempat melakukan beberapa kesalahan di awal.

Gregoria menjelaskan jika rasa tegangnya muncul lantaran masih terbayang hasil buruk di beberapa turnamen sebelumnya. Dan untungnya, dia mampu mengatasi rasa gugupnya dengan cepat dan memenangkan laga perdananya.

“Pertandingan pertama hari ini saya masih lumayan tegang karena ini turnamen terbesar yang pernah saya ikuti. Juga karena di beberapa turnamen sebelumnya hasil saya kurang bagus. Jadi, saya ingin sekali bisa mendapatkan hasil seperti yang saya inginkan," kata Gregoria dalam rilis NOC Indonesia yang diterima VIVA.

"Tapi, masih terasa tegangnya. Bahkan tangan jadi lumayan kaku. Puji Tuhan, di pertengahan game pertama dan di game kedua saya sudah bisa tenang,” lanjut dia.

Pada laga selanjutnya, Gregoria akan menghadapi Lianne Tan dari Belgia. Dan jika mampu memenangi duel tersebut yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu 28 Juli 2021, Gregoria akan melaju ke babak berikutnya.

Maka itu, Gregoria akan memaksimalkan libur selama dua hari untuk pemulihan dan menyiapkan mental. Sebab, bertanding di Olimpiade butuh ketenangan agar bisa tampil maksimal.

“Inginnya dalam dua hari ini saya menyiapkan mental. Sekarang sudah lumayan enak, sudah menemukan permainan saya. Kalau ada jeda biasanya seperti mulai dari awal lagi," ujar Gregoria.

"Jadi dalam dua hari ini saya mau lebih mempersiapkan semua. Bukan hanya teknik tapi juga mental harus disiapkan karena tidak dipungkiri saya masih sedikit merasa tegang,” tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel