Cerita Konyol Fan Manchester United Kena Prank Suporter Liverpool, Menyetir 675 Km untuk Bertemu Kekasih tapi Zonk

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Perseteruan fans Manchester United dan Liverpool bukan hanya tersaji di stadion. Ada juga fans yang meneruskan perselisihan hingga ke luar lapangan.

Cerita konyol mencuat di antara dua suporter Liverpool yang sengaja mengerjai alias nge-prank seorang fan Manchester United di Inggris. Niatan mengerjai itu muncul setelah dua fan Liverpool itu kesal gara-gara beradu argumen dengan seorang pendukung MU, Slann.

Seperti dilansir Sportbible, Jumat (20/2/2021), ketiga orang itu awalnya bertemu selama liburan di Cancun, Meksiko. Mereka menghabiskan liburan dengan berdebat tentang sepak bola tanpa ujung ala fans Manchester United dan Liverpool.

Slann bahkan disebut sampai dilempar ke kolam gara-gara adu argumen itu. Tapi, para fans Liverpool belum puas. Mereka berencana untuk mempermalukannya setelah semuanya kembali ke Inggris.

Rencana usil itu dimulai ketika dua fans Liverpool membuat akun Facebook palsu, tepatnya terjadi pada 2009. Mereka berpura-pura menjadi seorang wanita Skotlandia bernama Emma.

Slann, yang sudah menikah, dan "Emma" sering bercakap-cakap melalui Facebook. Setelah itu mereka membuat janji temu di salah satu area pertanian terpencil di Skotlandia. Slann, yang tinggal di Sheffield, bersemangat dan tanpa ragu menggeber mobilnya untuk bertemu perempuan pujaan hatinya tersebut.

Slann menyetir menempuh 673 kilometer selama sembilan jam untuk bertemu Emma. Tapi, sesampainya di sana ia tidak menemukan Emma.

Dua suporter Liverpool itu baru meneleponnya tiga jam berselang, untuk memberitahukan bahwa itu hanya tipuan.

"Itu perbuatan yang kejam. Saya telah ditipu. Mereka benar-benar membuat saya marah," kata suporter Manchester United, Slann, setelah dua fans Liverpool merilis rekaman percakapan telepon online mereka.

"Saya bercakap-cakap melalui online dengan perempuan itu di Facebook selama sekitar sebulan. Saya benar-benar berpikir itu nyata. Saya tak punya alasan untuk meragukannya."

"Pada suatu malam dia meminta saya untuk [pergi ke] Skotlandia. Saya menyetir selama sekitar sembilan jam. Dan kemudian ketika saya sampai di pertanian terpencil ini, dia mengirimi saya SMS yang mengatakan bahwa dia masih bekerja," imbuh Slann kepada Sheffield Star pada 2009, ketika aksi prank itu terjadi.

Merasa Dikerjai dengan Kejam

Logo dan ilustrasi Liverpool. (AFP/Paul Ellis)
Logo dan ilustrasi Liverpool. (AFP/Paul Ellis)

Slann kemudian diminta untuk menunggu Emma selama 3,5 jam sampai pekerjaannya selesai. "Tapi, kemudian saya mendapat telepon dan dikatakan semua itu hanya hoax. Saya merasa bodoh," kata Slann.

"Jika mereka meminta saya menyetir ke Manchester, Leeds, atau bahkan Liverpool, maka rasanya tidak terlalu buruk. Mungkin saya masih bisa melihat sisi lucunya. Tapi, memaksa saya menyetir sampai Aberdeen sangat kejam," imbuh dia.

Sudah jatuh tertimpa tangga. Slann bukan hanya gagal ketemu pujaan hatinya yang hanyalah fiktif. Sang istri dikabarkan marah dan meninggalkannya setelah mengetahui peristiwa tersebut, yang saat itu viral di dunia maya.

Sumber: Sportbible

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini