Cerita Manchester United Dipaksa Kerja Keras Lawan Wolverhampton

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tidak mudah bagi Manchester United untuk memenangkan pertandingan melawan Wolverhampton dalam lanjutan Premier League di Old Trafford Stadium, Rabu dini hari WIB 30 Desember 2020. Tim berjuluk Setan Merah baru bisa memastikan kemenangan 1-0 di pengujung laga.

Gol Marcus Rashford pada menit 90+3 yang akhirnya membuat MU mendapatkan tiga poin dari pertandingan ini. Cara bermain Wolverhampton diakui oleh manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer amat merepotkan.

Sejak awal Solskjaer sudah memprediksi Wolverhampton bakal bermain disiplin. Dia juga meminta kepada para pemainnya untuk tidak kehilangan fokus, terutama saat menghadapi serangan balik tim tamu.

"Anda tidak akan mengharapkan skor 4-3 atau 5-4 melawan Wolverhampton, ekspektasi Anda pasti pertandingan yang berjalan ketat," ujar Solskjaer, dikutip dari laman resmi MU.

Prediksi Solskjaer itu benar-benar tepat. Wolverhampton tak membiarkan pemain MU dengan mudah menciptakan peluang dan mencetak gol. Butuh kerja keras ekstra yang dilakukan mereka.

Yang kemudian membuat Solskjaer merasa beruntung adalah jadwal pertandingan. Mereka punya waktu sehari lebih banyak untuk istirahat ketimbang tim tamu.

"Mereka membuat Anda benar-benar bekerja untuk mendapatkan poin dan kami harus bekerja keras. Saya pikir mungkin pemlihan satu hari ekstra membantu kami," tuturnya.

Faktor kelelahan terlihat dari para pemain Wolverhampton di 20 menit terakhir pertandingan. Momentum itulah yang dimanfaatkan Setan Merah untuk terus menggempur pertahanan lawan.

"Mereka terlihat lelah dalam 20 menit terakhir dan Anda berpikir untuk terus berjuang, jangan berhenti percaya. Keyakinan ada dalam tim ini," kata Solskjaer.