Cerita Megawati Protes ke Jokowi Seragam Paskibraka Mau Diganti

Dusep Malik, Reza Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menceritakan dia pernah memprotes ke Presiden Jokowi terkait isu seragam Paskibraka akan diubah. Saat itu Mega merespons adanya wacana seragam Paskibraka diubah.

"Sampai pada waktu saya mengetahui bahwa seragam Paskibraka itu akan diubah, lalu saya melakukan sebuah protes kepada presiden. Tentu tidak terbuka, tertutup," kata Megawati dalam pembekalan kepada Purna Paskibraka Indonesia, Senin 21 Desember 2020.

Megawati menjelaskan, seragam Paskibraka sudah sengaja diatur langsung oleh ayahnya yang merupakan Presiden pertama RI, Soekarno. Bukan diatur oleh kementerian atau lembaga yang berada di bawah kepala negara.

"Hal-hal ini seharusnya yang diketahui oleh seluruh Paskibraka, termasuk yang di daerah," ujar Megawati.

Menurut Presiden RI ke-5 ini, seragam Paskibraka haruslah sama. Jika tidak setuju dengan hal tersebut maka menurut Megawati tidak perlu masuk menjadi Paskibraka.

"Seragam Paskibraka itu adalah sama, namanya uniform, tidak ada beda-beda. Dengan segala hormat saya kepada yang namanya perempuan, memakai jilbab untuk mengatakan bahwa mereka adalah beragama islam, tapi bagaimana dengan teman-teman kalian yang non muslim? Karena kita adalah Bhineka Tunggal Ika. Kita adalah Pancasila," ujar Mega.

"Coba pikir, renungkan, kalau tidak setuju tidak apa-apa, tidak usah jadi Paskibraka. Tapi kalau ingin maju menjadi Paskibraka, itulah kewajibannya," imbuh Megawati.

Ketua Umum PDI Perjuangan itu mempersilakan jika ada yang tidak setuju dengan pandangan tersebut. Megawati juga mengungkapkan kerap di-bully, dianggap bukan orang Islam.

"Saya sebagai orang Islam seringkali di-bully, sepertinya saya ini tidak islami," kata Megawati. (ren)