Cerita Mencekam Pengunjung Saat Suara Ledakan Terdengar di Margo City Depok

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Suara ledakan nyaring terdengar dari pusat perbelanjaan Margo City, Depok pada Sabtu sore (21/8/2021). Bunyi itu juga didengar oleh pasangan suami-istri Danar dan Ratna yang berada di toilet mal sekitar pukul 16.30 WIB.

Danar menceritakan detik-detik ledakan yang membuat panik pengunjung Margo City. Saat itu, Danar dan istrinya mampir ke toilet usai memarkirkan kendaraan. Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras yang diiringi reruntuhan material.

"Saya di toilet pria, istri saya ke toilet wanita. Setelah selesai duluan keluar tiba-tiba terdengar suara ledakan seper sekian detik langsung black out, terus langsung ada reruntuhan plafon. Eh kalau plafon itu tipis, ini ternyata batu-batu gede," kata Danar saat dihubungi awak media, Sabtu (21/8/2021).

Danar mencoba menggambarkan bunyi ledakan di Margo City. Menurut dia, mirip seperti bunyi meriam yang diletuskan.

"Bapak tahu bunyi meriam 17 Agustusan kalau upacara, dumm, kencang sekali. Itu satu kali bunyinya," ujar dia.

"Kemudian bangunan ambruk, baru ada api," timpal dia.

Danar mengatakan, situasi saat itu sangat mencekam. Pengunjung langsung berhamburan ke luar gedung Margo City. Begitu juga ia dan istrinya.

"Ada yang ketimpa batu-batu gede. Di dalam itu kondisinya gelap dan berhamburan keluar yang dari dalam," ujar dia.

Danar mengatakan, ia bersama istri lantas menyelamatkan diri ke luar. Saat itu, ia melihat ada empat orang yang terluka akibat tertimpa bebatuan.

"Di luar ternyata ada 4 korban. 3 luka ringan dan 1 luka berat," ujar dia.

Penampakan gedung Margo City Depok usai ledakan. (Istimewa)
Penampakan gedung Margo City Depok usai ledakan. (Istimewa)

Kronologi Ledakan di Margo City

Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin, menjelaskan kronologis kejadian ambruknya plavon Mall Margo City hingga memicu suara ledakan. Dia merinci, insiden terjadi pukul 16.30 WIB dan secara tiba-tiba.

"Kronologis Kejadian, pukul 16.30 WIB pada saat mall sedang operasional tiba tiba plavon ambruk. Diperkirakan karena baja ringan plavon tidak mampu menahan gipsum," kata Imran melalui keterangan diterima, Sabtu (21/8/2021).

Imran merinci, lokasi yang ambruk ada di lantai Ground dan lantai 1. Tepatnya depan J Co, Marugame Udon, hingga tembus loading dock.

"Akibat kejadian ini terdapat korban 4 orang," beber dia.

Sebagai informasi, empat korban tersebut adalah 2 security dan 2 orang karyawan J Co.

"Mereka sudah ditangani di Rumah Sakit Bunda dan RS UI," Imran menandasi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel