Cerita Miss Singapura 2021 Hadapi Xenophobia dan Rasisme

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Mahkota Miss Singapura 2021 berhasil diraih oleh Nandita Banna. Perempuan 21 tahun ini dinobatkan sebagai ratu kecantikan Singapura lewat kontes kecantikan yang diselenggarakan pada 17 September 2021.

Dikutip dari AsiaOne, Nandita mengungguli tujuh kontestan lainnya dalam ajang kecantikan tersebut. Sebagai Miss Singapura 2021, Nandita akan mewakili Negeri Singa untuk ajang kecantikan dunia, Miss Universe 2021 yang akan diselenggarakan pada Desember 2021 di Eilat.

TERKAIT: Pakar: Menyentuh Buah dan Sayuran di Pasar Bisa Sebabkan Penyebaran COVID-19

TERKAIT: 7 Pusat Kuliner di Singapura ini Telah Diakui Michelin Guide Favorit Para Seleb Dunia

TERKAIT: Traveling Aman ke Singapura, Destinasi bagi Kamu yang Ingin Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Malam Final Miss Singapura 2021 dilangsungkan secara daring melalui Zoom. Nandita mendaftarkan diri sebagai peserta ajang kecantikan tersebut untuk mendorong dirinya keluar dari zona nyaman.

"Awalnya saya agak enggan untuk ikut karena saya memiliki bayangan bahwa semua kontestan kontes sangat cantik, dengan rambut halus seperti sutra dan senyum yang indah, dan saya tidak melihat diri saya sebagai perempuan seperti itu," kata Nandita Banna.

Mempersiapkan diri sebaik mungkin

Ia pun melakukan banyak persiapan untuk mengikuti ajang kecantikan ini. Terutama setelah lolos melewati tahap pertama. Nandita sendiri merasa tidak percaya ia bisa lolos menjadi kontestan ajang kecantikan Singapura itu.

Direktur Nasional Miss Universe Singapura Valerie Lim menyebut bahwa Nandita merupakan kontestan yang cukup menonjol. Ia mampu menunjukkan apa artinya menjadi perempuan Singapura yang berdaya di masa modern. Ia pun memuji Nandita yang memilik kekuatan positif untuk kebaikan.

Kemenangan yang diraih Nandita sebagai Miss Singapura 2021 tidak terlepas dari dukungan rekan-rekan finalis lainnya. Mahasiswi manajemen bisnis dan sistem informasi di Singapore Management University itu menyebut dirinya sangat senang memiliki orang terdekat saat ia dinobatkan sebagai Miss Singapura 2021 yang dilangsungkan secara daring.Kemenangannya pun disambut hangat dan bahagia oleh keluarga dan teman-teman. Ia dibanjiri ucapan selamat dan pesan-pesan yang begitu banyak sehingga belum sempat membalas semuanya.

Kewarganegaraan yang dipertanyakan

Di balik dukungan dan kemenangan yang ia raih sebagai Miss Singapura 2021, Nandita menyebut ada banyak komentar maupun utas online jahat yang ditujukan untuk Nandita. Banyak unggahan yang muncul setelah kemenangannya dan mempertanyakan kewarganegaraannya.

Diketahui orangtua Nandita berasal dari India namun ia lahir dan dibesarkan di Singapura. Nandita menyampaikan ada beberapa orang Singapura berpikir bahwa ia tidak sepenuhnya orang Singapura dan layak untuk mewakili negara tersebut di ajang kecantikan dunia. Namun Nandita memilih untuk tidak fokus akan hal tersebut.

"Karena saya tahu siapa saya. Dan saya tahu bahwa saya telah tinggal di Singapura sepanjang hidup saya, dan saya sangat menghormati negara ini," tambahnya.

Misi ke depan

Selain masalah rasisme, Nandita juga aktif melawan xenophobia. Ia pun terlibat aktif sebagai sukarelawan di Care Corner Singapore dengan memanfaatkan platformnya untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah sosial lainnya.

"Kami telah melihat bahwa selama setahun terakhir, ada sedikit peningkatan dalam kasus rasis. Dan sebagai perempuan berkulit cokelat, sangat menyedihkan melihat orang-orang di komunitas saya sedang menderita," kata Nandita yang punya prioritas utama mengatasi rasisme.

Nandita memiliki misi untuk membangun kesadaran di tengah warga Singapura akan budaya multikultural dan sangat beragam. Perlakuan yang setara menjadi satu-satunya cara untuk mewujudkan hal tersebut.

Simak video berikut ini

#elevate women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel