Cerita Okie Supiawan, Sukses Bangun Usaha Aquarium Berkat Pelatihan Kartu Prakerja

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Program Kartu Prakerja mampu membantu banyak orang yang terkena dampak dari pandemi Covid-19. Salah satunya adalah Okie Supiawan yang kemudian bisa memulai usaha baru setelah dirumahkan.

Okie menjadi salah satu penerima manfaat gelombang I Kartu Prakerja pada 2020. Pandemi membuat dirinya harus di rumahkan selama dua bulan. Hampir tidak ada pekerjaan saat itu.

"Di rumah kan bingung mau kemana bingung mau usaha-usaha apa?" ujarnya ketika beridalog bersama Menteri Koordinator Perekonomian RI, di Bandung, Jumat (4/6/2021).

Dia sendiri sadar akan kapasitasnya. Dalam benaknya untuk memulai usaha perlu jago berbicara untuk menawarkan sebuah prodok hingga pada proses pemasaran. Sementara kemampuan itu tidak dimilikinya.

Beruntung, ketika di tengah kegelisahan itu bersamaan pemerintah meluncurkan program Kartu Prakerja. Tidak berpikir panjang. Okie bersama teman-temanya kemudian mendaftar menjadi peserta. Alhasil dia lolos dan memilih pelatihan yang bisa mengembangkan kemampuan dirinya.

"Saya di situ belajar teknik berbicara. Saya pelajari lalu saat itu saya mulai untuk usaha baju awalnya sudah latihan, sudah beli bahan dibikin di konveksi bingung mau update karena belum ada pengalaman berdagang atau jualan mau update posting doang ragu," ceritanya.

"Coba di cincin Alhamdulillah ada peminatnya cuma memang masih kurang dari situ bagaimana ini untuk bertahan hidup sedangkan saya tidak bekerja di rumah," lanjutnya.

Tak puas sampai di situ, Okie kembali berusaha. Berbekal membantu jualan usaha temannya yakni aquarium untuk ikan cupang dan lemari minuatur. Saat itu dirinya berhasil menjual dua. Belajar banyak dari situ, sampai akhirnya diminta temanya untuk membuka usaha serupa.

"Udah bisa saya buat sendiri dan ambil pelatihan lagi apa yang kurang. Saya ambil pelatihan copywriting untuk deskripsi produk. Saya latihan dan teknik negosiasi juga saya menawarkan tempat tempat aquarium. Ternyata hasilnya itu lebih memuaskan. Teman saya ngajarin malah hampir tersusul jauh penjualannya," ujarnya.

Saat memulai, Okie hanya berbekal modal peralatan satu bor saja. Dengan permintaan yang meningkat, dan pemasukan yang cukup kini segala jenis peralatan produksi sudah tersedia di kediamannya.

Ambil Pelatihan Lain

Belum puas. Okie kembali mengambil pelatihan desain photohsop atau editing. Pelatihan itu diambil karena dia ingin melakukan penjualan lebih luas lewat platform digital. Sampai saat ini dirinya memiliki dua akun baik di Shopee dan Tokopedia.

"Alhamdulillah penjualan yang saya senang itu bangga adalah terjual bukan hanya di Bandung tetapi juga di Kalimantan Sumatera atau bahkan ada toko borongan," jelasnya.

"Waktu itu saya kan cuma di rumahkan nggak di PHK, ketika ditawarin lagi saya memilih ini aja. Udah jelas," tandasnya.

Mendengar cerita tersebut, Menteri Koordinator Perekenomian, Airlangga Hartarto berseloroh menanyakan apakah Okie sudah menikah atau belum. Bahkan dirinya mengubungkan pernikahan tersebut dengan program Kartu Prakerja.

"Mungkin karena jualannya sudah jadi, jadi berani menikah ya? Jadi ini ada hubungannya juga berani menikah dan Kartu Prakerja," jelasnya.

Bahkan eks Menteri Perindustrian itu juga meminta kepada Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja untuk melakukan survei dari lulusan prakerja berapa yang sebelumnya belum menikah menjadi menikah karena manfaat prakerja.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel