Cerita Paman Harry Setiawan, Awak KRI Nanggala 402 yang Hilang

Daurina Lestari, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Keluarga besar Kolonel Harry Setiawan menggelar doa bersama untuk keselamatan perwira TNI AL serta seluruh awak KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di laut Bali.

Jajang Jalaludin, paman Harry, menuturkan, Ida Farida, ibu dari keponakannya, saat ini telah bertolak ke Surabaya untuk memastikan kabar terbaru dari peristiwa tersebut.

"Istrinya di Surabaya, ibunya juga sudah berangkat ke Surabaya dari Depok sekira pukul 17.45 WIB pakai mobil pribadi adik saya yang bawa," katanya saat ditemui di kediaman orangtua Harry di Sukmajaya, Depok, Jawa Barat pada Kamis 22 April 2021.

Jajang mengatakan, dirinya mendapat kabar terkait peristiwa itu Kemarin. "Kemarin, dari ibunya, bahwa kapal Harry hilang sampai saat ini belum ditemukan. Hilangnya sejak Rabu jam 3:45 WITA kalau enggak salah," katanya.

Lebih lanjut Jajang mengaku, pihaknya sampai saat ini masih menunggu perkembangan dari informasi kejadian tersebut.

"Sampai saat ini belum ada perkembangan lebih lanjut. Kami juga lihat berita saja, belum ada tanda-tanda. Walau pun ada kabar titik terang ternyata masih simpang siur," tuturnya.

Jajang mengatakan, Harry sempat berpamitan untuk mengikuti latihan tempur, pada Senin 19 April 2021. "Dia pamit mau berangkat latihan. Mohon doa restu ada pelatihan penembakan torpedo yang kedua. Mudah-mudahan lancar dan selamat," katanya.

Keluarga menaruh harapan besar, Harry dan para awak kapal selamat dari insiden itu. "Kemarin kita juga sempat berdoa keluarga, saudara yang ada di kampung juga semua ikut berdoa, semoga cepat ditemukan dan seluruh personel yang 53 orang dapat selamat dan pulang ke rumah masing-masing," ucap Jajang

Sebagaimana diketahui, KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 97 kilometer utara Pulau Bali. Kapal selam yang membawa 53 awak kapal itu dilaporkan hilang kontak pada pukul 03.00 WIB.

Kapal selam tipe 209/1300 itu sedianya akan mendukung angkatan perang TNI Angkatan Laut dalam latihan, serta uji coba rudal yang sedianya digelar di Laut Bali.