Cerita Pelatih PSIS Mengenai Kondisi Pandemi COVID-19 di Serbia

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Semarang - Pelatih kepala PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, sudah satu bulan terakhir ini berada di kampung halamannya, Serbia. Ia memutuskan pulang ke negara kawasan Eropa Timur itu sejak 10 Oktober lalu.

Kepulangannya tak lepas dari masih vakumnya kompetisi Shopee Liga 1 di Indonesia, yang ditangguhkan sejak Maret 2020 dan baru akan berlanjut pada Februari 2021.

Selain itu, Dragan sudah cukup lama tidak bertemu keluarga besarnya, atau sejak masa persiapan PSIS Semarang pada musim ini.

Sang pelatih saat ini masih menikmati masa-masa liburannya di Serbia. Selama di kampung halamannya, Dragan begitu memaksimalkan liburannya dengan berkumpul bersama keluarga.

Momen tersebut sulit ia dapatkan ketika kembali bekerja sebagai pelatih di Indonesia saat menangani tim Mahesa Jenar.

Sejauh ini Dragan Djukanovic tetap setia menunggu kepastian pelaksanaan kompetisi sepak bola Indonesia. Sebelumnya ia berharap kompetisi benar-benar bisa digelar pada awal tahun 2021, sesuai wacana yang digulirkan PSSI dan PT LIB.

Rencananya, Dragan Djukanovic akan segera kembali ke Indonesia pada Desember mendatang. Ia ingin jauh-jauh hari mempersiapkan PSIS Semarang agar lebih siap menghadapi kompetisi.

Cerita Pandemi di Serbia

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, duduk di bench menjelang pertandingan melawan Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (14/3/2020). (Bola.com/Vincentius Atmaja)
Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, duduk di bench menjelang pertandingan melawan Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (14/3/2020). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Sang pelatih pun menceritakan kondisi pandemi COVID-19 di negaranya yang juga masih tinggi. Seperti di Indonesia, pemberlakuan protokol kesehatan wajib di Serbia juga menjadi prioritas utama setiap warganya beraktivitas.

"Kondisi di sini kadang baik, kadang buruk. Kemarin ketika saya tiba, kasusnya masih cukup tinggi. Sekarang mulai memasuki musim dingin, sedikit bertambah buruk," ungkap Dragan Djukanovic, Rabu (11/11/2020).

"Ada kasus, tapi itu hal yang normal. Masyarakat di sini sangat mengerti bahwa protokol kesehatan sangat penting dalam melawan pandemi ini dan kehidupan segera normal kembali. Semua wajib mengenakan masker ketika beraktivitas," tambah pelatih PSIS Semarang itu.

Video