Cerita Pemilik Warung di Bali Tulus Bantu Bule Terkilir, Terharu Diberi Rp5 Juta

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pemilik warung di Pantai Pandawa, Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Ni Wayan Resmini (46) atau Ibu Oka viral di media sosial. Videonya saat menolong seorang turis asing yang sedang terkilir kakinya ramai dibagikan.

Suami Resmini, Wayan Terna menceritakan kejadian yang viral itu. Dia bercerita, bule asal Kanada itu datang ke warungnya pada Sabtu (6/8) siang. Dia ditemani rekannya seorang perempuan.

Mereka mendatangi Resmini dan meminta tolong, karena bule itu kesakitan pada engkel kakinya.

"Waktu itu, saya masak dan Ibu (istri) yang meng-handle tamunya itu. Dia (bule) bilang sakit kakinya, dibantuin dan bilang tidak punya uang dan dikasih minum, terus dipijitin sama ibu. Karena dia bilang habis kecelakaan engkelnya," kata Terna, saat dihubungi Selasa (9/8).

Tak Tahu Direkam

Terna juga mengaku tidak mengetahui, bahwa istrinya direkam teman bule itu sehingga viral. "Saya tidak tahu juga, dan kita tidak memperhatikan soalnya tamunya dua orang, ada yang cewek (yang merekam). Kita, tidak memperhatikan dia, saya kira hanya foto-foto biasa," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, setelah istrinya menolong bule itu tiba-tiba dikasih uang Rp5 juta. Resmini kaget karena niatnya hanya menolong.

"Ibunya kaget dan terharu, soalnya ibunya bantu dia bukan pamrih," ucapnya.

Rp5 Juta untuk Modal Dagang

Kendati demikian, suami istri itu merasa bersyukur mendapatkan rezeki itu, walau tidak mengharapkannya. Uang pemberian bule itu kini digunakan modal untuk kebutuhan warungnya untuk berjualan.

"Kebetulan tamunya sepi selama Covid-19, iya bisa buat kebutuhan jualan. Karena selama Covid-19 sepi. Saya jualan makanan dan minuman," ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa dia dan istrinya sudah 12 tahun membuka warung di Pantai Pandawa. Nama warungnya diambil dari anak pertamanya yang bernama Oka. Ia juga berpesan kalau ada orang kesusahan harus dibantu tanpa ada rasa pamrih.

"Sudah 12 tahun sebelum ada nama Pandawa, saya sudah jualan kecil-kecilan.
Intinya, kalau nolong orang jangan pamrih dulu. Kalau kesusahan intinya kita bantu," ujarnya. [yan]