Cerita Pemudik, 21 Jam Perjalanan Ciledug Menuju Prabumulih

Merdeka.com - Merdeka.com - Antusias masyarakat untuk mudik saat ini begitu terasa. Salah satunya dirasakan Ade Novica yang mudik ke Sumatera Selatan melalui Pelabuhan Merak, Banten.

Ade melakukan perjalanan mudik pada Kamis, (29/4), dari Ciledug, Tangerang pada pukul 15.00 WIB menuju Pelabuhan Merak. Guna menghindari kepadatan, dia tidak menggunakan jalan tol, tetapi memilih jalur alternatif.

Keputusan yang diambil ternyata berbuah manis. Dia tidak harus merasakan antrean panjang dan hanya memerlukan waktu kurang lebih 3 jam untuk sampai Pelabuhan Merak.

"Enggak lewat tol. Karena kita lewat jalur yang berbeda dari pemudik lainnya, kita lewat jalur muterin gunung menuju Pelabuhan Merah. Jadi nggak kena macet sama sekali," katanya, Minggu (1/5).

Ketika sampai di Pelabuhan, Ade harus bersabar menunggu kapal yang bersandar. Kurang lebih dia menunggu 2 jam untuk masuk ke dalam kapal. Dia mengatakan masuk pelabuhan sekitar jam 19.00 WIB dan baru bisa masuk kapal jam 21.00 WIB.

"Nah antre masuk kapalnya yang lama, karena kita nunggu kapal datang itu 2 jam. Kapal mulai jalan jam 9 lewat" ujarnya.

Sampai di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sekitar jam 24.00. Antrean kembali terjadi saat akan keluar dari kapal. Hampir satu jam antrean terjadi, sekitar jam 01.00 WIB dia baru berhasil keluar dari Pelabuhan.

Dari Merak ke Bakauheni dia memerlukan waktu sampai 21 jam lama, jika di hari-hari biasa hanya biasanya hanya 10 jam. Setelah itu Dia melanjutkan perjalanan darat menuju Prabumulih.

"Sampai rumah di kota Prabumulih jam 12 siang," katanya.

Dari catatan Kemenhub, tren jumlah pergerakan penumpang di Pelabuhan Merak meningkat sejak Jumat 29 April 2022 atau H-3 sampai dengan Sabtu 30 April atau H-2.

Kenaikannya mencapai 6 persen. Jumlah penumpang 155.812 orang. Pengguna kendaraan roda dua justru turun 22 persen atau 18.540 unit.

Sementara untuk kendaraan roda empat naik 17 persen atau 17.452 unit. Berikutnya bus juga naik 13 persen atau 767 unit naik. Sementara itu secara total kendaraan mengalami penurunan 3 persen atau 36.583 unit. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel