Cerita Pemudik: Berangkat Malam, Depok ke Temanggung 'cuma' 9 Jam

Merdeka.com - Merdeka.com - Rusli, memilih pulang ke kampung halamannya di Temanggung, Jawa Tengah, pada Jumat (29/4) malam. Dia bersama keluarganya berangkat dari Depok, Jawa Barat, sekitar pukul 21.00 WIB.

Rusli memilih berangkat malam dengan alasan untuk menghindari kemacetan panjang yang terjadi saat siang hari. Dia mengatakan tidak mengalami kemacetan panjang. Hanya tersendat pas ingin memasuki Tol Bekasi.

"Lancar kok tersendatnya pas mau masuk Tol Bekasi kan ada penyempitan jalan tuh itu ngantre masuknya," kata Rusli, kepada merdeka.com, Sabtu (30/4).

Kemudian dia kembali mengalami kemacetan saat masuk Tol MBZ. Tapi, itu tidak berlangsung lama. Kendaraan kembali lancar saat sudah di jalan layang. "Terus pas masuk Tol MBZ kan lewat layang atas itu juga ngantre masuknya, tapi pas di atas itu lancar," ungkapnya.

Rusli kena antrean saat turun Tol MBZ, sebab, ada pertemuan kendaraan yang menggunakan jalur Cikampek. "Itu lumayan agak ngantre tapi jalan, nggak berenti stuck gitu," jelasnya.

Kemudian, saat rekayasa skema satu arah (one way) diberlakukan, jalanan sangat lancar. Menurut informasi yang dia dapat jika one way diberlakukan sampai pukul 24.00 namun sampai subuh one way tetap berlaku.

"Sampai pagi, sampai subuh di rest area masih satu arang semua lancar," kata Rusli.

Sekitar pukul 6.30 WIB, Rusli sampai di Temanggung, dengan beberapa kali berhenti di rest area. Rusli sama sekali tidak mengalami buka tutup jalan atau pembatasan jalan.

"Nggak salah saya pilih mudik malam, karenakan adem, terus nggak macet. Terus bawa anak-anak juga kan jadi anak bisa tidur di mobil nggak rewel. lancar-lancar aja," katanya.

Jika di hari biasa atau bukan saat mudik lebaran, jika ke Temanggung memerlukan waktu 7 sampai 8 jam. "Kalau normal 7-8 jam sampe, nggak beda jauh," pungkasnya. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel