Cerita Perempuan Isolasi Mandiri di Tengah Hutan Saat Positif COVID-19

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Penanganan COVID-19 di Indonesia memang semakin membaik. Angka kesembuhan pasien COVID-19 pun terus meningkat. Namun pengalaman isolasi mandiri dan perawatan yang dijalani setiap pasien cukup unik.

Salah satunya kisah seorang perempuan yang memutuskan untuk isolasi mandiri di tengah hutan. Ia berani hidup sendiri tanpa listrik dan hanya ditemani oleh binatang di sekelilingnya.

Perempuan ini rela tinggal di rumah kayu sendirian demi mencegah penularan COVID-19. Ia pun jauh dari akses warga dan menghabiskan waktu selama satu bulan lebih untuk tinggal di dalam hutam.

Sekeliling rumah kayu yang ia tinggali dipenuhi pepohonan. Di siang hari, suasana sekeliling tempat ia tinggal sangat sunyi dan hanya terdengar kicauan burung.

Berteman dengan kucing dan ayam

Ilustrasi isolasi mandiri. Sumber foto: unsplash.com/Markus Winkler.
Ilustrasi isolasi mandiri. Sumber foto: unsplash.com/Markus Winkler.

"Covid itu rasanya bukan cuma bikin enggak punya rasa atau enggak bisa nyium. Aku isolasi mandiri yang benar-benar mandiri. Kalian pasti enggak pernah percaya, tapi aku kasih tahu. Aku tinggal di rumah kayu selama satu bulan lebih dan aku sendiri di sini. Karena aku terpapar Covid," katanya.

Selama isolasi mandiri, perempuan ini mengaku hanya berteman dengan kucing dan ayam. Tidak ada kontak warga yang memang ia hindari.

"Satu lagi, aku enggak punya tetangga sama sekali. Jangankan tetangga, kayaknya aku enggak pernah lihat orang selama satu bulan lebih. Sekiranya seperti itu. Temanku cuma ayam, kucing," ujar wanita itu.

Tidak ada listrik

Tidak ada listrik selama tinggal hutan tidak menghalangi perempuan ini untuk menikmati hidup di tengah hutan. Ia mengandalkan aki dan mesin tenaga surya untuk dijadikan sumber listrik di rumah kayu tersebut.

"Parahnya lagi aku enggak punya listrik, jadi nge-charge HP itu pakai ini (powerbank) dan nge-chargenya pakai tenaga surya yang dari matahari. Untuk penerangnya pakai lampu yang pakai aki," terangnya.

Di malam hari, suasana tempat ia tinggal kian sepi dan mencekam. Bagian luar tampak gelap gulita dan sesekali ada suara jangkrik. Menariknya, lampu akan menyala secara otomatis apabila gelap. Sehingga bisa menjadi penerang jalan meski dalam ukuran kecil.

Simak video berikut ini

#elevate women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel