Cerita Perempuan Singapura Buka Gerai Barang-Barang Gratis di Rumahnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa orang pernah mengalami peristiwa tertentu yang membuat pandangan hidupnya berubah. Hal itu juga dialami Fitri Azura Selamat.

Perempuan Singapura ini ingin selalu berbuat kebaikan setelah mendapat bantuan yang tidak pernah diduga olehnya. Beberapa orang yang tidak dikenalnya, pernah memberi pertolongan saat ia menjalani masa-masa sulit.

Ibu rumah tangga ini baru saja membuka gerai barang-barang preloved di luar rumahnya di kawasan HDB, Singapura. Perumahan sederhana ini dikelola oleh pemerintah tapi dimiliki oleh masyarakat dengan standar penghasilan tertentu.

Azura membagikan informasi itu melalui akun Facebook miliknya pada 12 September 2021. Unggahan itu mendapat banyak sambutan positif.

Di gerai tersebut ada berbagai barang yang biasa kita jumpai sehari-hai. Ada mainan anak-anak sampai pakaian preloved yang semuanya ditata dengan cukup rapi. Ada yang diletakkan di rak, lemari, meja, kardus dan lain-lain.

"Waktu saya mengalami masa-masa sulit, saya mendapat banyak bantuan dari sebuah grup di Facebook. Saya mendapat susu dan popok untuk anak-anak saya," ungkap Azura, seperti dilansir dari AsiaOne, 14 September 2021.

"Orang-orang yang tidak pernah kukenal itu mengirimkan berbagai kebutuhan utama bagi anak-anak saya, termasuk memberi uang dan bahkan bahan makanan," sambungnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tanggapan Positif

Cerita Wanita Singapura Buka Gerai Barang-Barang Gratis di Rumahnya. foto: Facebook @Rara Slmtzx
Cerita Wanita Singapura Buka Gerai Barang-Barang Gratis di Rumahnya. foto: Facebook @Rara Slmtzx

Barang-barang yang tersedia di gerai itu boleh diambil secara gratis. Meski begitu, Azura berharap para pengunjung mengambil barang-barang yang mereka butuhkan saja. Gerai ini buka selama 24 jam dan dipantau lewat kamera CCTV.

"Saya punya bayi yang masih berusia tiga bulan, jadi lebih banyak berada di dalam rumah. Kalau ada waktu senggang, saya akan keluar rumah untuk menata barang-barang yang ada. Kalau tidak, saya biasanya minta bantuan tetangga saya, Joanne, untuk membereskannya," ucap Azura.

Sejauh ini, proyek yang dijalankannya banyak mendapat tanggapan positif. "Saya tidak menyangka mendapat respons yang luar biasa dari berbagai komunitas, bahkan dari anggota parlemen kita," ucap Azura. Yang dimaksud Azura adalah anggota parlemen Marsiling-Yew Tee GRC, Zaqy Mohamad yang iku memberi dukungan melalui unggahan di akun Facebook miliknya pada 12 September 2021.

Tempat yang Lebih Besar

Cerita Wanita Singapura Buka Gerai Barang-Barang Gratis di Rumahnya. foto: Facebook @Rara Slmtzx
Cerita Wanita Singapura Buka Gerai Barang-Barang Gratis di Rumahnya. foto: Facebook @Rara Slmtzx

Azura berencana terus melanjutkan proyeknya ini selama dia masih mampu menyediakan barang-barang gratis. Ibu dua anak ini bahkan ingin punya tempat yang lebih besar lagi agar bisa menempatkan barang lebih banyak lagi, terutama dari para donatur lainnya.

Proyek hampir serupa ternyata juga pernah ada sebelumnya di perumahan HDB. Pada April 2021, sebuah keluarga muslim membuka toko barang-barang gratis di depan rumah mereka selama bulan Ramadan.

Seperti yang dilakukan Azura, keluarga tersebut menaruh sejumlah barang dan diletakkan di luar rumah mereka. Siapa saja boleh mengambil barang-barang yang ada kalau memang membutuhkannya secara gratis. Mereka bisa mengambil barang-barang itu kapan saja selama masih ada.

Serba-serbi Rumah Ramah Lingkungan

Infografis Serba-serbi Rumah Ramah Lingkungan. (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Serba-serbi Rumah Ramah Lingkungan. (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel