Cerita Perjuangan Ahsan Tahan Cedera saat Kalahkan Wakil Inggris

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan, membeberkan perjuangannya mengalahkan wakil Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge, di babak pertama BWF World Tour Super 1000 Thailand Open jilid 2, Rabu 20 Januari 2021. Dia mengaku harus menahan sakit selama pertandingan.

Dalam duel di Impact Arena, kondisi Ahsan memang jadi sorotan. Pergerakannya terlihat sedikit terganggu dan sempat mendapat perawatan di sela-sela pertandingan.

Diakui Ahsan, cedera itu didapatnya usai kalah dari wakil Korea Selatan, Choi Solgyu/Seo Seung Jae, pada babak perempat final BWF World Tour Super 1000 Thailand Open jilid 1. Hanya saja, dia menahan sakitnya itu demi tampil membela Merah Putih.

"Saya sedang ada masalah juga di kaki, kemarin sedikit tertarik saat melawan Korea. Baru terasa pas sudah terakhir-terakhir, sakit bagian betis kiri," kata Ahsan dikutip badmintonindonesia.org

"Dipakai latihan memang belum pulih betul. Tapi, asal jangan tambah sakit, selama masih bisa ditahan," lanjutnya.

Beruntung, cedera di kakinya tak terlalu parah sehingga masih bisa melanjutkan pertarungan. Bahkan, perjuangannya berbuah manis lantaran berhasil memenangkan duel dua game langsung, 23-21 dan 21-15.

"Memang dari permainan, kami gak mau menyerah begitu saja. Waktu awal-awal main kurang enak, tetap kami cari solusi dan tetap optimis bisa mengejar," ujar Ahsan.

"Misalnya kalah pun tetap ada perlawanan. Jadi, solusinya saya tadi lebih banyak bermain di depan," tutur dia.

Di laga selanjutnya, Ahsan/Hendra akan menghadapi wakil Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel.