Cerita Perjuangan Eks Striker Sevilla Saat Jalani Puasa Ramadan

·Bacaan 1 menit
Frederic Kanoute. Pemain kelahiran Mali ini hijrah ke La Liga pada musim 2005/06 setelah sebelumnya bermain di Liga Inggris. Selama 7 musim memperkuat Sevilla, ia telah mencetak 89 gol dalam 209 penampilannya. (AFP/Cristina Quicler)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan striker Sevilla, Frederic Kanoute dikenal sebagai pemain yang taat beragama. Sewaktu masih aktif bermain, Kanoute tetap menjalankan puasa ketika Ramadan tiba.

"Saya selalu berusaha mentaati keyakinan dan menjalankan ibadah sebisa mungkin. Terkadang, sulit menjalankan ibadah puasa. Terlebih, ketika cuaca di Spanyol selatan terasa sangat panas. Alhamdullilah, saya mampu melakukannya," kata Kanoute.

Menurut Kanoute, puasa Ramadan justru bisa meningkatkan performa pemain.

"Menjalankan perintah agama membantu saya kembangkan permainan sepak bola dan sepak bola bantu saya jadi sehat dan kuat. Tak ada konflik karena buat yang tahu islam, ibadah puasa bikin kuat bukan melemahkan muslim," ujarnya.

Kanoute kini telah berusia 43 tahun. Pemain asal Mali itu pensiun pada 2013 dan terakhir kali bermain bagi Beijing Guoan di Tiongkok.

Nama Kanoute harum saat membela Sevilla (2005-2012). Di sana ia meraih enam trofi termasuk dua Piala UEFA.

Saksikan Video Ramadan di Bawah Ini