Cerita Personel Little Mix yang Diperlakukan Berbeda karena Warna Kulit

Fimela.com, Jakarta Rasisme masih menjadi isu serius di berbagai negara. Tak hanya dialami warga sipil, para selebritis ternyata juga pernah jadi korban tindakan tersebut, salah satunya Leigh-Anne Pinnock.

Penyanyi yang dikenal sebagai personel grup Little Mix itu angkat bicara mengenai diskriminasi yang pernah dialaminya. Hal tersebut ia akui terjadi di masa awal karier grupnya itu.

"Ada satu titik dalam hidup yang dialami setiap orang berkulit hitam, tak peduli seberapa kaya atau prestasi apa yang telah kau raih, kau sadar bahwa kau tak bisa luput dari rasisme," ujar Leigh-Anne Pinnock di postingan Instagramnya (7/6). 

Jadi Korban

Leigh-Anne Pinnock (Twitter)

Secara verbal dan terang-terangan, Leigh-Anne mendapat perkataan yang menyudutkan. "Sembilan tahun lalu setelah bergabung dengan Little Mix, aku menyadari satu hal besar. Saat syuting film Wings dengan Frank Gatson. Dia berkata padaku 'kau yang berkulit hitam, jadi kau harus bekerja sepuluh kali lebih keras," ujarnya.

"Lalu aku sadar apa yang dikatakan Frank Gatson masuk akal. Aku belajar bahwa menjadi anggota girlband terbesar di dunia punya kekurangan dan konsekuensi," lanjut Leigh-Anne.

Emosional

Little Mix

Leigh-Anne berbagi cerita itu dengan emosional. Ia merasa berat menjalani kariernya karena ia tak mendapat dukungan seperti rekan-rekannya. Apalagi ia berkiprah di negara yang penontonnya dominan berkulit putih.

"Kenyataannya aku sering merasa tak terlihat dalam grupku. Sebagian diriku sadar bahwa pengalaman yang kuhadapi akan semakin berat karena kulit gelapku. Kenyataan saat ini, harus diakui rasisme masih ada. Jadi mari kita terus bersuara tentang rasisme dan menjaga movement ini tetap berjalan," pungkasnya.

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini: