Cerita Pilu Maretta Putrilian Alami Pelecehan Ketika Ingin Masuk ke Industri Hiburan

Fimela.com, Jakarta Industri hiburan dengan segala kemewahan dan popularitas yang dijanjikan kerap menarik minat banyak orang untuk berkecimpung di dalamnya. Sayangnya, tak semua orang beruntung bisa memiliki jalan mulus untuk masuk, seperti yang dialami oleh selebgram Maretta Putrilian.

Meski saat ini sudah dikenal publik sebagai beauty influencer, ternyata Maretta Putrilian punya jalan berliku dalam kesehariannya. Bahkan, hal itu pula yang membuatnya untuk berkecimpung di sosial media.

"Jadi aku waktu SD, SMP pernah jadi korban bullying karena kulit aku kayak luka gitu, terus (kulitnya) hitam kering banget jadi nggak ada temen. Nah sekarang jadi beauty influencer juga buat memotivasi wanita kalau kita tuh bisa berekspresi dengan make up," kata Maretta Putrilian.

Korban Pelecehan

<p>Maretta Putrilian (foto: instagram retta_put)</p>

Maretta Putrilian (foto: instagram retta_put)

Pengalaman buruk Retta yang melatarbelakanginya menjadi seorang beauty influencer juga ternyata kembali terulang ketika dirinya ingin mengembangkan karier di industri hiburan. Pemilik akun Instagram retta_put itu mengaku sempat mengalami pelecehan ketika mengikuti sebuah casting. Bahkan, hal itu tak hanya sekali dialaminya.

"Mungkin nggak bisa disebut ya (brntuk pelecehannya), tapi waktu itu aku inget banget dan pengalaman ini nggak cuma sekali, dari tukang casting sampai ke sutradara," katanya.

Ada Perlindungan

<p>Maretta Putrilian (foto: instagram retta_put)</p>

Maretta Putrilian (foto: instagram retta_put)

Berkaca dari pengalaman tersebut, Maretta pun mengakui jika saat itu dirinya berstatus sebagai 'single fighter' yang bergerak tanpa bantuan agensi. Setelahnya, ia menuturkan jika kini hal tersebut sudah bisa diantisipasi karena bantuan agensi yang menaunginya. Beberapa tawaran mulai dari FTV, bintang iklan, sampai bermain di project layar lebar pun sudah mulai berdatangan.

"Nah sekarang dipanggil lagi buat masuk entertain nih, mau coba lagi. Kan dulu sendiri, nggak terikat manegement, nah kali ini di-manege agensi jadi ada perlindungannya," ungkapnya.