Cerita Pilu Thibaut Courtois saat Madrid Dibantai Valencia

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVAReal Madrid harus merasakan kekalahan 1-4 dari Valencia. Laga digelar di Mestalla, Minggu malam 8 November 2020, atau Senin dini hari waktu Indonesia.

Usai dihabisi Valencia, kiper Madrid Thibaut Courtois buka suara. Ia mengakui bahwa timnya hancur-hancuran dalam laga itu.

Menurutnya, Madrid hancur karena antara pemain tidak solid di laga tersebut. Ia berpikir Madrid bisa berlaga dengan performa terbaik.

"Saya tidak tahu, saya pikir kami memulai dengan baik. kadang-kadang terjadi pada kami sedikit bahwa kami tidak bermain dengan kompak,” ujar Courtois dikutip Marca.

"Kami sedikit terperangkap. belakang, tapi Valencia belum menciptakan peluang. Ini nasib buruk, saya tidak tahu mengapa kedudukan bisa disamakan," tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan Courtois, padahal Madrid sudah siap untuk memberikan mimpi buruk untuk Valencia. Ia menegaskan bawa itu adalah nasib buruk yang dialami Madrid.

"Gol kedua adalah nasib buruk, di paruh waktu kami termotivasi untuk membalikkan keadaan. Setelah saya melakukan penyelamatan yang masuk ke tiang gawang dan kemudian dua penalti," kata dia.