Cerita Ronaldinho Jalani Periode 60 Hari Terberat Sepanjang Hidupnya

Muhammad Nurhendra Saputra

VIVA – Eks bintang Barcelona, Ronaldinho menyebutkan, bahwa periode terberat sepanjang hidupnya adalah saat ia harus menghabiskan waktu 60 hari di penjara. Ronaldinho tertangkap di Paraguay dan harus menjalano hidup di penjara karena tertankap menggunakan paspor palsu. 

Ronaldinho meninggalkan penjara di Paraguay pada 8 April lalu, setelah ia membayar uang jaminan sebesar US$1,6 juta (sekitar Rp25 miliar). Meski sudah membayar uang jaminan, Ronaldiho masih harus menjalani tahanan rumah.

Eks bintang Brasil tersebut, tertangkap bersama saudara laku-lakinya. 

"Mereka memperlakukan kita dengan baik. Kami santai saja, namun menjadi hari yang panjang selama 60 hari," kata Ronaldinho seperti dikutip Marca.

Selama berada di penjara, Ronaldinho sempat bermain sepakbola bersama dengan tahanan lainnya. Meski masih bisa berolahraga, namun ia tetap menganggap berada di penjara merupakan pengalaman pahit.  

Ronaldinho

"Kami berolahraga dan melakukan fitnes. Tetapi pengalaman hidup yang cukup rumit ini akan selalu teringat selamanya. Orang-orang harus membayangkan, bagaimana rasanya tidak bisa melakukan apa-apa seperti yang biasa kita lakukan," tambahnya. 

Sementara itu, Ronaldinho saat ini berada di hotel bintang empat milik Barcelona, Hotel Palmaroga. Ia pun menguncapkan terimakasih kepada Barcelona. 

Ronaldinho pernah menjadi pemain Barcelona pada 2003-2008, di mana ia menyumbangkan dua gelar LaLiga dan satu trofi Liga Champions.

Baca juga:

Ingin Kembali Berlatih, Mario Balotelli Diusir Brescia

Gagal Eksekusi Penalti, Pemain Augsburg Salahkan Stadion yang Sepi

Solskjaer Tak Ingin Ada Pemain yang Membawa Dampak Buruk di MU