Cerita Rumah Lista: Rumah Harta Gono-Gini Bikin DP Tak Kembali, Dapat Rumah 'Harga Pandemi'

Cerita Rumah Lista: Rumah Harta Gono-Gini Bikin DP Tak Kembali, Dapat Rumah 'Harga Pandemi'
Cerita Rumah Lista: Rumah Harta Gono-Gini Bikin DP Tak Kembali, Dapat Rumah 'Harga Pandemi'

“Orang yang sudah menikah itu harus mandiri. Berjuang hingga berhasil punya rumah sendiri adalah salah satu bukti.” – Cerita rumah Lista

Kebanyakan pasangan muda yang ingin membeli rumah pertama, biasanya akan mencari rumah baru sebagai pilihan tempat tinggal dengan berbagai pertimbangan. Punya rumah baru bisa jadi dianggap lebih membanggakan dibanding membeli rumah bekas atau seken.

Tapi tidak begitu Lista Roro Marsudi. Sejak awal menikah, dia justru ingin membeli rumah seken. Hal tersebut diamini juga oleh suaminya, Bagas Menggala Putra. Sang suami mendukung keinginan Lista. Dasar pemikiran mereka sama, membeli rumah seken harganya dianggap lebih bersahabat dibanding membeli rumah baru.

Karena itu, setelah menikah, hal pertama yang jadi prioritas mereka adalah menabung. Mengumpulkan dana sebanyak mungkin agar bisa segera membeli rumah. Hidup mandiri, lepas dari bayang-bayang orang tua.

Ingin punya rumah yang lingkungannya masih sejuk dan asri, didukung fasilitas hunian yang lengkap, seperti rumah Lista di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat ? Cek pilihan rumah di bawah Rp600 juta di sini!

Cerita Rumah Lista: Pandemi Menikah Tanpa Resepsi, Tinggal di Kontrakan Agar Mandiri

Cerita Rumah Lista: Pandemi Menikah Tanpa Resepsi, Tinggal di Kontrakan Agar Mandiri
Setelah akad nikah tanpa resepsi, Lista langsung mencari rumah kontrakan. Baginya, orang yang sudah menikah itu harus mandiri.

Lista menikah dengan Bagas pada Juli 2020, saat kasus COVID-19 sedang di level puncak. Momen bahagia tersebut dirasa Lista tidak sempurna, karena hanya dihadiri oleh keluarga terdekat saja. Dia tidak bisa mengundang keluarga besar dan juga teman-teman dekatnya, karena harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Meski pernikahan terasa kurang lengkap tanpa kehadiran keluarga besar dan teman-teman, Lista berpikir positif. Pasti ada hikmah yang bisa diambil dari kejadian tersebut. Misalnya, menikah di masa pandemi adalah tak harus mengeluarkan biaya besar untuk resepsi. Artinya, Lista jadi bisa menyisihkan anggaran untuk kebutuhan lainnya, khususnya untuk persiapan membeli rumah.

Setelah akad nikah tanpa resepsi, Lista langsung mencari rumah kontrakan. Baginya, orang yang sudah menikah itu harus mandiri, jadi Lista dan suami memilih tinggal di rumah kontrakan.

[article thumbnail=”https://img.iproperty.com.my/angel-legacy/1110×624-crop/static/2020/11/Cek-14-Hal-Penting-Saat-Beli-Rumah-Pertama.png” title=”14 Tips Membeli Rumah Pertama Bagi Milenial dan Pasangan Baru Menikah” category=”Tips Membeli Rumah, Tanah, Apartemen dan Properti Lainnya”]https://www.rumah.com/panduan-properti/beli-rumah-pertama-1420[/article]

“Jadi waktu itu aku langsung sewa kontrakan untuk 1,5 tahun. Hal tersebut dilakukan karena itu sesuai tujuan suami dan saya untuk memberi ruang waktu untuk menabung,” kata Lista.

Setelah membayar kontrakan untuk jangka waktu 1,5 tahun, Lista langsung fokus menabung untuk persiapan membeli rumah. Menurutnya, pernikahan yang dibatasi hanya boleh menggelar akad nikah ada sisi positifnya juga, karena bisa mempersiapkan dana untuk membeli rumah dengan lebih baik.

Saat tinggal di rumah kontrakan, Lista tidak hanya menabung uang untuk persiapan membeli rumah. Dia juga mulai menabung perabot rumah tangga yang tetap bisa digunakan ketika pindah ke rumah sendiri. Lista waktu itu mulai  membeli furniture seperti lemari, kasur, dan juga beberapa perlengkapan elektronik.

Cerita Rumah Lista: Sewa Kontrakan Habis, Cari Rumah di Gunung Putri dan Cimanggis

Cerita Rumah Lista: Sewa Kontrakan Habis, Cari Rumah di Gunung Putri dan Cimanggis
Meskipun akhir 2021 kasus COVID-19 mulai melandai, tapi Lista meyakini bahwa pandemi belum berakhir. Jadi pencarian di internet dan media sosial jadi andalan.

Suatu sore, saat ngobrol santai dengan suaminya, Lista baru ingat jika mereka sudah berada di bulan-bulan terakhir 2021. Artinya, masa sewa rumah kontrakan mereka pada Desember 2021 tidak lama lagi akan berakhir. Menyadari hal tersebut, mereka pun sepakat harus segera mencari rumah. Lista pun segera mengajak suaminya mencari informasi tentang rumah yang dijual.

Waktu itu Lista mencari informasi untuk rumah dijual dengan mengandalkan internet. Meskipun akhir 2021 kasus COVID-19 mulai melandai, tapi Lista meyakini bahwa pandemi belum berakhir. Jadi pencarian di internet dan media sosial jadi andalan untuk mencari informasi rumah yang ada di sekitar Cimanggis dan Gunung Putri.

Alasan mencari rumah di daerah tersebut, karena lokasinya dekat dengan rumah orang tua Lista yang lokasinya di area Cimanggis. Selain itu, Lista waktu itu juga bekerja di kawasan Gunung Putri. Alasan itulah yang membuat pencarian rumah difokuskan di dua area tersebut.

Lagi cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya pada laman AreaInsider

Lista pun rutin membuka mesin mencari untuk mencari informasi mengenai rumah yang dijual. Saat browsing, Lista menemukan listing properti di jual di Rumah.com. Listing ini dianggap sangat membantunya karena bisa mendapatkan informasi rumah di area tertentu dengan detail. Termasuk luas rumah yang dijual, beserta harganya.

Saat menemukan rumah yang dirasa cocok, Lista langsung mengajak suaminya survei lokasi. Sebab, masa kontrakan memang tinggal beberapa bulan saja. Ia khawatir jangan sampai masa kontrakan habis, sementara belum dapat rumah yang cocok. Ada sekitar enam rumah di sekitar Cimanggis dan Gunung Putri, yang mereka survei. Selain itu, ada satu rumah di area Sawangan juga yang disurvei.

“Saya sempat survei satu perumahan di Sawangan, karena ada teman tinggal di sana. Waktu itu saya mikir coba dulu, karena ada akses tol ke sana. Ternyata pas survei macet banget jalannya, beda dengan daerah Gunung Putri yang lumayan sejuk,” ujar Lista yang akhirnya memutuskan untuk sekali saja survei ke Sawangan.

Cerita Rumah Lista: Kurang Jeli Gali Informasi, Rumah Incaran Ternyata Harta Gono-gini

Cerita Rumah Lista: Kurang Jeli Gali Informasi, Rumah Incaran Ternyata Harta Gono-gini
Lista merasa lega, apalagi harga rumah tersebut terbilang murah karena pemilik mengaku sedang membutuhkan uang cepat.

Dari hasil survei beberapa rumah, Lista tertarik dengan salah satu rumah seken yang ditawarkan oleh agen properti. Karena sudah cocok dengan rumah tersebut, Lista langsung transfer DP rumah sebesar Rp5 juta kepada agen properti teserbut. Suami Lista pun sudah bersiap mengurus pengajuan fasilitas kredit dari kantornya.

Suaminya memang mendapatkan tawaran fasilitas soft loan dari kantornya. Mereka pun bersemangat dan terbayang akan segera memiliki rumah sendiri. Lista terus mem-follow up proses pembelian rumah tersebut dan sang agen menyatakan bahwa uang tersebut sudah ditransfer kepada pemilik rumah. Lista merasa lega, apalagi harga rumah tersebut terbilang murah karena pemilik mengaku sedang membutuhkan uang cepat.

Setiap proses telah dilalui Lista mulai dari survei rumah, transfer DP rumah, sampai cek fisik sertifikat rumah. Namun, pada saat pengecekan sertifikat di BPN melalui notaris yang juga rekan suami Lista, ternyata terdapat informasi yang belum diketahui oleh Lista diawal.

Beli rumah seken? Pastikan melakukan pengecekan sertifikat tanahnya. Gampang, bisa dilakukan secara mandiri dan bisa secara online. Lihat caranya di video ini!

“Kami diinfokan oleh notaris bahwa sertifikat tersebut merupakan objek harta gono-gini. Kemudian kami mengkonfirmasikannya ke agen dan pemilik rumah atas kondisi tersebut. Ternyata baik agen atau pemilik rumah memang diawal tidak menyampaikan informasi secara jujur dan jelas bahwa terdapat histori harta gono-gini pada rumah tersebut,” kata Lista

“Dari awal memang sudah terdapat hal yang ganjal kata suami saya, di dalam riwayat AJB pemilik rumah tertulis ‘Nyonya’ yang berarti adalah istri dari suami sah pemilik rumah tersebut. Namun setelah dikonfirmasi kepada agen dan pemilik rumah status ‘Nyonya’ tersebut typo krn AJB awal tidak melibatkan sang mantan istri pemilik rumah. Kami awalnya percaya karena pemilik rumah baik, dan di dalam KTP statusnya pun lajang”, kata Lista.

Suami Lista berdiskusi dengan 4 Notaris rekanannya dan jalan keluar satu-satunya atas kondisi tersebut adalah pemilik rumah yang merupakan mantan suami istri harus menghadiri pembuatan AJB atau Akta Jual Beli agar tidak terjadi gugatan dikemudian hari. Namun sayangnya pemilik rumah tidak dapat memenuhi syarat tersebut.

Cerita Rumah Lista: DP Rumah Tak Bisa Kembali, Menemukan Rumah Harga Pandemi

Cerita Rumah Lista: DP Rumah Tak Bisa Kembali, Menemukan Rumah Harga Pandemi
Gagal dalam pembelian rumah yang pertama, Lista dan suami tak berputus asa. Lista tidak larut terlalu lama dengan kegagalan tersebut.

Tidak hanya sampai disitu, sebelum transaksi dan transfer DP, Lista dan suami serta agen dan pemilik rumah sudah sepakat bahwa jika tidak terjadi AJB karena faktor legalitas, maka DP rumah bisa kembali. Namun yang terjadi, DP tersebut telah dipergunakan oleh pemilik rumah untuk kebutuhan sesuatu dan lain hal.

“Agar tidak terjadi apa-apa kedepannya, kami putuskan untuk mengikhlaskan rumah incaran tersebut dan tidak mempermasalahkan DP yang sudah masuk. Apa yang telah terjadi merupakan pelajaran buat kami agar tidak mudah tergiur rumah dengan harga murah,” kata Lista yang bersama suaminya berharap dapat feeling yang cocok dengan pemilik rumah yang akan dibelinya.

“Jadi tidak hanya jual putus, namun tetap menjalin hubungan baik dengan pemilik rumah sebelumnya. Pengalaman tersebut jadi pengalaman saya membeli rumah. Kita harus paham status tanah dan memastikan tidak dalam sengketa. Membeli rumah seken memang harus lebih cermat dibanding membeli rumah baru,” kata Lista.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, KPR, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com

Gagal dalam pembelian rumah yang pertama, Lista dan suami tak berputus asa. Lista tidak larut terlalu lama dengan kegagalan tersebut. Lista segera melanjutkan pencarian rumah yang diimpikan. Sebuah rumah seken di Kompleks Bukit Golf, Gunung Putri, yang menarik hati, ia datangi.

“Rumah ini awalnya lihat dari internet, lalu kita samperin. Kami tertarik karena penjual tanpa perantara. Saat kami ngobrol juga langsung dapat feeling yang cocok, baik dari hubungan dengan pemilik, suasana, unit, dan harga rumahnya,” kata Lista.

Melalui browsing di internet Lista menemukan rumah tersebut ternyata pernah ditawarkan dengan harga Rp800 jutaan oleh agen properti. Namun, harga yang ditawarkan kepada Lista oleh pemilik langsung jauh di bawah itu dan terhitung sebagai ‘harga pandemi. Di masa pandemi saat Lista mencari rumah, memang harga properti cenderung terkoreksi.

Cerita Rumah Lista: Pemilik Rumah Mudahkan Pembelian, Pemilik Kontrakan Gratiskan 2 Bulan

Cerita Rumah Lista: Pemilik Rumah Mudahkan Pembelian, Pemilik Kontrakan Gratiskan 2 Bulan
Karena Lista hanya perlu tinggal 1-2 bulan, maka pemilik rumah kontrakan memperbolehkan tinggal tanpa perlu bayar biaya sewa.

Setelah cocok, Lista dan suami segera memberikan DP rumah tersebut dengan nominal yang telah disepakati. Pada fase ini, Lista bimbang. Sedari awal Lista dan suami memang ingin menggunakan soft loan. Namun, ternyata ada promo KPR yang manfaatnya sama dengan soft loan, bahkan jangka waktu cicilannya juga lebih panjang. Akhirnya Lista memutuskan skema pembayaran rumahnya dengan KPR.

Saat itu, proses KPR sekira satu mingguan, dan pemilik rumah memperbaiki bagian-bagian minor dari rumah yang perlu diperbaiki sekira 2 mingguan. Mengingat masa sewa kontrakan yang akan jatuh tempo, Lista pun mengajukan permohonan kepada pemilik rumah untuk memperpanjang kontrakan 1-2 bulan sembari menunggu proses KPR dan transaksi pembelian rumahnya selesai.

“Pemilik kontrakan saya baik sekali, beliau tidak mau menarif sewa. Jadi harusnya kontrakan pindah akhir 2021, akhirnya baru keluar pada Februari 2022 saat saya pindah ke rumah di Bukit Golf,” kata Lista yang terbantu berkat kebaikan hati sang pemilik kontrakan.

[PropertyTip]Rumah seken atau rumah bebas memang bisa jadi opsi jika dana yang dimiliki terbatas. Yang perlu diperhatikan, selain soal legalitas, ketika Anda memilih membeli rumah bekas, jangan lupakan biaya renovasi dan pemeliharaan. Hitunglah total keseluruhan untuk membandingkan biaya beli rumah baru atau bekas yang akan dikeluarkan. Dari situlah Anda bisa menentukan lebih untung membeli rumah baru atau bekas.[/PropertyTip]

Pemilik rumah kontrakan menyatakan bahwa biasanya rumah dikontrakkan minimal dalam durasi setahun. Jadi bukan bulanan. Namun, bila Lista hanya perlu tinggal 1-2 bulan, maka pemilik rumah kontrakan memperbolehkan tinggal tanpa perlu bayar biaya sewa alias digratiskan.

“Jadi memang rumah seperti rejeki jodoh, dari proses mengontrak rumah hingga berhasil memiliki rumah sendiri. Selain cocok dari unit, harga, dan suasana, kami juga ditemukan dengan pemilik rumah yang super baik dan terbuka dari awal terkait hak dan kewajiban agar tidak terjadi gharar pada proses jual-beli rumah,” ujar Lista.

“Itu semua membuat saya bersyukur karena dikelilingi oleh orang-orang baik, seperti bapak kontrakan dan bapak pemilik rumah sebelumnya. Yang menarik, sesuai dengan harapan saya dan suami, kami masih menjalin hubungan baik sampai sekarang dengan pemilik sebelumnya,” kata Lista.

Cerita Rumah Lista: Percantik Tampilan Rumah Idaman dengan Tema Korean Style

Cerita Rumah Lista: Percantik Tampilan Rumah Idaman dengan Tema Korean Style
Lista juga membuat dekorasi di rumahnya menjadi bertema Korean Style dengan menerapkan konsep mini bujet.

Meskipun secara umum rumah tersebut sudah siap pakai, tapi tetap ada hal-hal yang ingin diubah oleh Lista agar lebih sesuai dengan seleranya. Namun, perubahan tersebut bukan dalam bentuk renovasi besar, lebih pada penataan kecil dan dekorasi saja.

Oleh karena itu, sejak awal menempati rumahnya Lista secara tidak sengaja jadi menekuni hobi mendekor ruang. Hasilnya Ia dokumentasikan dengan cantik di akun Instagram rumahnya yang diberi nama Omah.Keenan. Nama akun rumahnya tersebut terinspirasi dari nama anak semata wayangnya.

Sejalan waktu, Lista memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya dan fokus mengurus rumah tangga, sekaligus mulai serius menekuni kegiatannya sekarang sebagai content creator.

[article thumbnail=”https://img.iproperty.com.my/angel-legacy/1110×624-crop/static/2022/03/Alt-Text-9-Ide-Dekorasi-Kamar-Aesthetic-Korean-Style-yang-Cantik.png” title=”9 Ide Dekorasi Kamar Aesthetic Korean Style yang Cantik” category=”Tips Rumah dan Apartemen”]https://www.rumah.com/panduan-properti/kamar-aesthetic-korean-62015[/article]

Salah satu perubahan yang dilakukan di rumah tersebut adalah dengan mengganti rumput di taman halaman depan dengan batu koral. Konsep taman basah diubah menjadi taman kering, karena rumput yang ada di halaman depan sebagian mati karena terendam air hujan.

Selain itu, Lista juga membuat dekorasi di rumahnya menjadi bertema Korean Style. Dalam menerapkan konsep dekorasi ini, Lista mengaku menerapkan konsep mini bujet. Jadi barang-barang yang dibeli umumnya tidak terlalu berharga mahal.

Fokus Lista dalam mendekorasi rumahnya adalah mencocokkan barang yang akan dibeli dengan barang yang sudah ada. Jadi bukan berpatokan pada harganya yang mahal. Langkah tersebut ternyata efektif untuk membuat rumah terlihat serasi, rapi, dan indah meskipun tidak menyedot bujet yang besar.

Cerita Rumah Lista: Menyiapkan Tabungan untuk Renovasi Rumah Bergaya Skandinavian

Cerita Rumah Lista: Menyiapkan Tabungan untuk Renovasi Rumah Bergaya Skandinavian
Saat ini, Lista mengaku rutin menabung untuk mempersiapkan renovasi. Ia mengaku membuat rekening khusus untuk tujuan renovasi.

Lista mensyukuri dan merasa puas dengan pilihan rumah yang dibelinya. Dengan ‘harga pandemi’, Lista sudah dapat rumah di dalam kompleks perumahan yang nyaman. Ukuran rumah dan luas tanahnya pun terbilang cukup besar.

“Kalau misalnya beli rumah baru dengan bujet saya di kompleks perumahan seperti ini, pasti hanya dapat ukuran kecil. Jadi saya bersyukur banget dengan rumah yang saya beli. Meskipun seken, tapi sudah direnovasi, bahkan sudah ada beberapa furniture di dalamnya,” kata Lista.

Kompleks perumahan tempat tinggalnya terbilang memiliki fasilitas lengkap. Di kompleks tersebut terdapa sport club dengan fasilitas beragam mulai dari fitness center dan kolam renang. Bahkan, di area kompleksnya juga terdapat lapangan golf bila ingin bermain golf.

[article thumbnail=”https://cdn-cms.pgimgs.com/areainsider/2020/08/stasiun-rawa-buntu-e1597940056749.jpg” title=”Review Properti: Review Mendalam, Jujur, dan Independen untuk Pilihan Perumahan Baru dan Area Sekitarnya” category=”Review Properti”]https://www.rumah.com/perumahan-baru/review[/article]

Lista juga merasa bersyukur karena di cluster rumahnya juga terdapat masjid utama di kompleks perumahan tersebut. Jadi untuk urusan ibadah bisa dilakukan dengan mudah. Saat ini, Lista mengaku rutin menabung untuk mempersiapkan renovasi. Ia mengaku membuat rekening khusus untuk tujuan renovasi.

Rekening tersebut terpisah dengan rekening tabungan bulanan dan dana darurat. Lista mengaku, bila tabungan untuk renovasi rumahnya sudah terkumpul, dia mungkin akan mengubah gaya rumahnya. Bila sekarang konsep rumahnya lebih dekat ke Korean style, bila nanti direnovasi, ia akan mengubah konsepnya ke gaya Skandinavian.

Itulah cerita perjuangan Lista yang ingin hidup mandiri, punya rumah sendiri. Sempat beli rumah harta gono-gini hingga DP tak kembali, akhirnya dapat rumah harga pandemi. Masih ada banyak lagi kisah seputar perjuangan mewujudkan mimpi punya rumah sendiri lainnya yang juga tak kalah menginspirasi. Temukan kisahnya hanya di Cerita Rumah.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Teks: Agung Marhaenis, Foto: Rudyanto Wibisono