Cerita Sopir Selamat Usai Mobil Ringsek Ditabrak KRL di Lintasan Depok-Citayam

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Identitas pengemudi mobil Honda Mobilio warna putih yang terseret hingga lebih dari lima meter di perlintasan sebidang Jalan Rawageni, Depok sudah diketahui. Pengemudi tersebut bernama Ustaz Ahmad Yasin yang diketahui adalah salah satu dosen di Universitas Indonesia (UI).

Ditemui di pondok pesantren di kawasan Depok, Ustaz Ahmad mengaku tidak pernah menyangka menjadi korban dalam peristiwa mengerikan tersebut.

Saat itu dirinya hendak pergi menuju kawasan Jakarta Selatan. Dia hendak menjadi juri lomba MTQ tingkat SMA dan SMK se-Jakarta Selatan. Ahmad mengendarai mobil seorang diri dan tidak ada penumpang lain.

Dia mengikuti arahan peta menuju lokasi. Ketika melintas di lokasi, dirinya melihat ada petugas yang berjaga. Petugas itu sempat berteriak ketika ada kereta yang melintas.

"Di situ ada petugasnya sebenarnya, begitu dia lihat saya, dia teriak kereta-kereta. Saya sudah enggak bisa menyelamatkan diri, pasrah saja," katanya, Rabu (20/4).

Ahmad sempat melihat ke arah kiri dan kereta sudah dekat. Dia pun hanya bisa pasrah akan nasibnya.

"Begitu saya lihat ke kiri sudah langsung kepalanya kereta. Saya pasrah saja," ungkapnya.

Seketika itu dirinya langsung menutup mata. Namun dia tidak lupa mengucap takbir tiga kali.

"Saya tutup mata saya pakai tangan, Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar," katanya.

Ketika membuka mata dia pun melihat kereta berhenti. Dan dia bersyukur masih selamat dari maut. Ahmad melihat kaca mobilnya sudah pecah. Untuk keluar dari mobil dirinya perlu waktu karena sempat terjebak di dalamnya.

"Saya buka mata saya, kaca depan sudah pecah. Saya mau keluar ada seat beltnya kan. Kemudian langsung saya inisiatif keluar. Keluar ya udah langsung loncat pagar, khawatir mobilnya kebakar," ungkapnya.

Ahmad pun mengalami lecet dan memar serta keseleo.

"Ada luka di sini bagian kaki (kanan), tangan, ada di muka sedikit, kemudian memar keseleo di pinggang sebelah kiri," pungkasnya. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel